KIEM Mulai Dibangun, Majalengka Bersiap Jadi Pusat Industri Baru

republika.co.id
2 jam lalu
Cover Berita

REPUBLIKA.CO.ID, MAJALENGKA — Pembangunan fasilitas industri di Kawasan Industri Kertajati mulai berjalan dan menjadi sinyal masuknya investasi baru. Proyek ini diharapkan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah sekaligus membuka lapangan kerja.

Pemerintah Kabupaten Majalengka menyatakan dukungan terhadap pengembangan Kawasan Industri Kertajati International Industrial Estate Majalengka (KIEM) sebagai penggerak ekonomi baru di wilayah tersebut.

Baca Juga
  • BPS Catat Impor Barang Modal Meningkat, Aktivitas Industri Menguat
  • Industri Pengolahan Dongkrak Ekspor, Surplus Perdagangan RI Tetap Terjaga
  • Pengamat: Peningkatan TKDN Kunci Hilirisasi Mineral di Industri Kendaraan Listrik

Bupati Majalengka Eman Suherman mengatakan, pembangunan ini menjadi langkah strategis untuk meningkatkan daya saing daerah.

“Pemerintah Kabupaten Majalengka menyambut baik dan memberikan dukungan penuh terhadap pembangunan fasilitas industri di KIEM. Ini merupakan langkah strategis dalam meningkatkan daya saing daerah serta mempercepat pertumbuhan ekonomi,” kata Eman saat groundbreaking di KIEM, Rabu (1/4/2026).

.rec-desc {padding: 7px !important;}

Eman menjelaskan, pengembangan kawasan industri di Kertajati sejalan dengan visi menjadikan Majalengka sebagai pusat pertumbuhan baru di Jawa Barat, khususnya kawasan Rebana.

Menurut dia, keberadaan kawasan industri ini juga akan mendorong sektor lain seperti UMKM, jasa, dan infrastruktur pendukung.

“Kami berharap investasi yang masuk dapat memberikan manfaat luas, terutama dalam penyerapan tenaga kerja lokal serta peningkatan kesejahteraan masyarakat,” kata Eman.

Pemerintah daerah juga memastikan dukungan terhadap kemudahan investasi, termasuk dalam perizinan dan infrastruktur.

“Kami berkomitmen untuk menciptakan iklim investasi yang kondusif, aman, dan berkelanjutan, sehingga para investor merasa nyaman untuk menanamkan modalnya di Majalengka,” kata Eman.

Groundbreaking ini menjadi tahap awal pengembangan fasilitas industri di KIEM yang diharapkan memperkuat posisi Majalengka sebagai kawasan industri di Jawa Barat.

.img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px}
Ikuti Whatsapp Channel Republika
.img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;} .wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;} @font-face { font-family: "LPMQ"; src: url("https://static.republika.co.id/files/alquran/LPMQ-IsepMisbah.ttf") format("truetype"); font-weight: normal; font-style: normal } .arabic-text { font-family: "LPMQ"; font-weight: normal !important; direction: rtl; text-align: right; font-size: 2.5em !important; line-height: 49px !important; }
Advertisement

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Purbaya Sebut Pertamina Tanggung Subsidi BBM Sementara, Pemerintah Bayar Kompensasi 70 Persen
• 7 jam laludisway.id
thumb
Kualitas Udara Tangsel, Jakarta, dan Bandung Terpantau Tak Sehat Pagi Ini
• 17 jam lalukatadata.co.id
thumb
Paradoks Ekspor Baja Tiongkok dan Pentingnya Perlindungan Industri Baja Nasional
• 10 jam lalumediaapakabar.com
thumb
PWNU NTB Ajukan Diri Jadi Tuan Rumah Muktamar ke-35 NU 2026
• 23 jam lalurepublika.co.id
thumb
Tempuh Jalur Damai, Rismon Sianipar Tegaskan Tak Ada Intervensi Pihak Mana pun
• 3 jam lalujpnn.com
Berhasil disimpan.