PWNU NTB Ajukan Diri Jadi Tuan Rumah Muktamar ke-35 NU 2026

republika.co.id
1 jam lalu
Cover Berita
REPUBLIKA.CO.ID, MATARAM, – Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Nusa Tenggara Barat telah mengajukan pencalonan sebagai tuan rumah Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama pada tahun 2026. Ketua PWNU NTB, Prof Masnun Tahir, mengonfirmasi kesiapan NTB dengan mengirimkan surat resmi kepada PBNU.

Masnun Tahir, didampingi Wakil Ketua PWNU NTB Lalu Winengan dan Sekretaris PWNU NTB Lalu Daud Nurjati, menyatakan bahwa NTB sudah siap secara lahir dan batin. Dukungan telah datang dari berbagai lembaga internal NU, organisasi eksternal seperti Muhammadiyah, NW, NWDI, serta pemerintah daerah baik provinsi maupun kabupaten/kota.

Alasan Pengajuan NTB sebagai Tuan Rumah

PWNU NTB menilai bahwa NTB memiliki rekam jejak baik sebagai tuan rumah acara besar seperti Munas NU dan Pra Muktamar sebelumnya. Selain itu, TGH Lalu Turmuzdi Badaruddin atau Datok Bagu sebagai Rais Syuriah PWNU NTB sangat mendukung pencalonan ini. Beliau bahkan memerintahkan jajaran PWNU NTB untuk bersurat kepada PBNU.

Masnun Tahir menambahkan bahwa Muktamar bukan sekadar acara 5 tahunan, tetapi juga kesempatan bagi NU untuk memberikan dampak positif di NTB. PWNU NTB berharap bisa menyelenggarakan acara tersebut sambil mempromosikan pariwisata NTB.

.rec-desc {padding: 7px !important;}

Sekretaris PWNU NTB, Lalu Daud Nurjati, mengungkapkan bahwa TGH Lalu Turmuzdi Badaruddin telah bersurat kepada presiden dan PBNU untuk mendapatkan dukungan. Rencana pembukaan acara akan dipusatkan di Ponpes Bagu.

Dibandingkan dengan provinsi lain yang juga mencalonkan diri seperti Jawa Timur, Jawa Tengah, dan Jawa Barat, NTB dinilai lebih netral. Harapan besar datang dari PWNU NTB untuk menjadi tuan rumah Muktamar kali ini.

Konten ini diolah dengan bantuan AI.

.img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px}
Ikuti Whatsapp Channel Republika
.img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;} .wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;}
sumber : antara
@font-face { font-family: "LPMQ"; src: url("https://static.republika.co.id/files/alquran/LPMQ-IsepMisbah.ttf") format("truetype"); font-weight: normal; font-style: normal } .arabic-text { font-family: "LPMQ"; font-weight: normal !important; direction: rtl; text-align: right; font-size: 2.5em !important; line-height: 49px !important; }
Advertisement

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Nikita Mirzani Sempat Jatuh Sakit di Rutan, Kuasa Hukum Bantah Kepikiran Putusan Kasasi MA
• 9 jam lalugrid.id
thumb
Mulai April 2026 Beli BBM Pertalite dan Solar Dibatasi 50 Liter per Hari, Mobil Pribadi Juga?
• 4 jam laludisway.id
thumb
Dilaporkan Terjadi Perpecahan Internal di Rezim Iran, Presiden dan Garda Revolusi Saling Menyalahkan
• 6 jam laluerabaru.net
thumb
Pasukan Quds: Perlawanan Yaman Paksa Kapal Induk AS Mundur Memalukan
• 8 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Pasar Wonokromo Masih Sepi Usai Lebaran, Harga Cabai Rawit Capai Rp70.000 per Kilogram
• 11 jam lalusuarasurabaya.net
Berhasil disimpan.