Furab Makin Menjadi-jadi, Ayah Fuji Beri Sindiran Menohok: Pandai-pandainya Orang Lain

tvonenews.com
6 jam lalu
Cover Berita

tvOnenews.com - Fenomena Furab kembali jadi sorotan publik. Nama yang menggabungkan Fuji dan Reza Arap ini makin ramai diperbincangkan, bahkan sampai membuat orang tua Fuji angkat bicara. Tak disangka, reaksi yang muncul justru bernada sindiran tajam dan penuh kekesalan.

Belakangan, tren menjodoh-jodohkan Fuji dengan Reza Arap di media sosial semakin menjadi-jadi. Tak hanya sekadar komentar, fenomena ini bahkan berkembang menjadi konten hingga lagu yang dibuat oleh netizen. Hal inilah yang kemudian memicu reaksi dari keluarga Fuji.

Diketahui, Furab merupakan akronim dari Fujianti Utami dan Reza Arap yang viral sejak Maret 2026. Tren ini muncul dari interaksi keduanya dalam konten Marapthon yang dinilai netizen memiliki chemistry manis dan menghibur. Sejak saat itu, dukungan untuk “menjodohkan” keduanya pun terus bermunculan.


kolase foto Reza Arap dan Fuji. (Sumber: Instagram @ybrap dan @fujian)

Namun di balik ramainya dukungan tersebut, keluarga Fuji justru merasa tidak nyaman. Haji Faisal dan istrinya, Dewi Zuhriati, mengaku terganggu dengan maraknya shipper Furab yang dinilai sudah kelewat batas.

Dalam unggahan Insertlive pada 1 April 2026, Haji Faisal mengungkapkan kekesalannya terhadap fenomena tersebut.

“Ini sebagian yang ngomong semakin menjadi-jadi omongnya. Dibully lagi, dibully dan diolok-olok. Ah, ini yang gimana sih cara berpikirnya? Saya juga enggak ngerti haters ini,” ujarnya.


Haji Faisal. (Sumber: YouTube  Insertlive)

Ia juga menyoroti perilaku netizen yang dengan mudah menjodoh-jodohkan anaknya tanpa memikirkan perasaan pihak terkait.

“Dia yang menjodohkan kemudian dia bikin ini begitu. Apakah kalau andai kata dia digituin bagaimana atau kalau umpamanya anak digituin bagaimana? Nah, ini perasaan. Jadi kadang saya berpikir yang enggak-enggak jadinya. Gimana ya saya mau menanggapnya, kan bingung juga kan,” lanjutnya.

Tak hanya itu, Haji Faisal juga menyentil keras pihak-pihak yang dianggap terlalu ikut campur dalam urusan pribadi anaknya.

“Ya cari sendiri, dia enggak mau kena pandai-pandainya orang lain. Saya selaku orang tua, kami selaku orang tua aja yang sejak dulu memang sudah kebiasaan di daerah kami untuk mencarikan jodoh untuk anak perempuan ataupun untuk anak laki-laki, enggak kami carikan, kok pandai-pandainya orang lain kan.”


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Sinyal Damai Iran Mencuat, Harga Minyak Brent Anjlok Nyaris 5% ke USD 118,35
• 21 jam lalukumparan.com
thumb
Tak Hanya Pesawat Tempur, Presiden Korsel Ajak Prabowo Kerja Sama Ini
• 3 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Nurhadi Bantah Penilaian Hakim soal Gratifikasi yang Diterima Menantunya
• 10 jam lalukompas.com
thumb
Lewat Program Desa BRILiaN, Begini Contoh Transformasi Ekonomi Desa Berbasis Potensi Lokal di Jawa Barat
• 8 jam lalutvonenews.com
thumb
12 Orang yang Menangani Pengungkapan Kasus Andrie Yunus Terindikasi Mendapat Ancaman
• 3 jam lalujpnn.com
Berhasil disimpan.