Usai Kunjungan ke Jepang-Korea, Presiden Prabowo Tiba di Tanah Air

tvrinews.com
12 jam lalu
Cover Berita

Penulis: Alfin

TVRINews, Jakarta

Presiden Prabowo Subianto tiba di Tanah Air setelah menyelesaikan kunjungan kerja kenegaraan ke Jepang dan Korea Selatan. Kunjungan ini berfokus pada penguatan kerja sama strategis di bidang pertahanan, teknologi, serta investasi industri hijau.

Kepulangan Presiden disambut sejumlah pejabat di Bandara Internasional Halim Perdanakusuma, Jakarta, Kamis, 2 April 2026. Berdasarkan tayangan akun YouTube Sekretariat Presiden, Sekretaris Kabinet Letkol Teddy Indra Wijaya turut mendampingi Presiden usai mendarat.

Presiden juga disambut Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subianto, Kapolri Listyo Sigit Prabowo, serta sejumlah pejabat lainnya.

Sebelumnya, dalam rangkaian kunjungan ke Korea Selatan, Presiden Prabowo menerima penghargaan kehormatan tertinggi dari Pemerintah Republik Korea, The Grand Order of Mugunghwa. Penghargaan tersebut diberikan langsung oleh Presiden Republik Korea Lee Jae Myung dalam acara Friendship Event di Garden of Sangchungjae, Istana Kepresidenan Republik Korea, Rabu, 1 April 2026.

Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi Presiden Prabowo dalam memperkuat hubungan bilateral Indonesia dan Republik Korea, termasuk peningkatan status kemitraan menjadi Special Comprehensive Strategic Partnership.

The Grand Order of Mugunghwa merupakan penghargaan nasional tertinggi Republik Korea yang diberikan kepada Presiden Republik Korea beserta pasangan, serta kepala negara atau mantan kepala negara dari negara sahabat beserta pasangan. Penghargaan ini diberikan atas jasa luar biasa dalam mendukung pembangunan dan keamanan Republik Korea.
Penghargaan yang diterima Presiden Prabowo terdiri atas sejumlah atribut kehormatan, yakni badge berupa pita, collar (kalung), star (bros), serta lapel badge (pin), yang dibuat dari logam mulia dan dihiasi batu permata.

Sejak pertama kali dianugerahkan pada 1949, penghargaan ini telah diberikan kepada lebih dari 100 tokoh dunia. Di antaranya Presiden pertama Republik Korea Syngman Rhee, Raja Yordania Hussein bin Talal, Ratu Inggris Elizabeth II, Emir Qatar Hamad bin Khalifa Al Thani, Presiden Prancis Emmanuel Macron, serta Raja Belanda Willem-Alexander.

Penganugerahan ini memperkuat hubungan persahabatan dan kerja sama strategis antara Indonesia dan Republik Korea yang terus berkembang serta memberi manfaat bagi kedua negara dan kawasan.

Editor: Redaktur TVRINews

Komentar
1000 Karakter tersisa
Kirim
Komentar

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Zero Tolerance! Itjen Kemenhaj Awasi Ketat Setiap Tahapan Penyelenggaraan Haji
• 15 jam laludisway.id
thumb
Lapangan SMAN 4 Tangsel Tergenang 4 Bulan, Aktivitas Siswa Terganggu
• 16 menit lalukompas.com
thumb
Kronologi Kebakaran Ruko di Jayawijaya Tewaskan 11 Orang
• 16 jam laludetik.com
thumb
Kalimat Tidak Sopan yang Diucap Orang Kurang Beretika Menurut Ahli Public Speaking
• 16 menit lalubeautynesia.id
thumb
Donald Trump Nyatakan Tak Akan Ambil Alih Minyak Iran: Kami Tidak Butuh
• 2 jam lalukompas.tv
Berhasil disimpan.