Penulis: Muhammad Fahmil Hakim
TVRINews, Kalimantan Utara
Lembaga Penyiaran Publik TVRI menggelar pelantikan dan pengambilan sumpah Pegawai Negeri Sipil (PNS) tahun 2024 secara serentak di seluruh Indonesia. Kegiatan ini dipusatkan di TVRI Pusat di Jakarta dan diikuti secara daring oleh seluruh stasiun daerah.
Secara nasional, lebih dari 1.900 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) resmi diangkat menjadi PNS dalam prosesi tersebut. Pelantikan dilakukan secara terpusat namun tetap melibatkan seluruh unit kerja TVRI di berbagai daerah.
Di Kalimantan Utara, sebanyak 56 CPNS di lingkungan LPP TVRI Stasiun Kalimantan Utara dinyatakan lulus dan resmi menyandang status sebagai PNS. Jumlah tersebut menjadi tambahan sumber daya manusia baru bagi penguatan lembaga penyiaran publik di wilayah tersebut.
Kepala Sub Bagian Tata Usaha LPP TVRI Kalimantan Utara, Arijayawuaya, menyampaikan rasa syukur atas kelulusan seluruh peserta.
“Kami juga bersyukur di TVRI Kaltara ada 56 CPNS yang alhamdulillah semuanya dinyatakan lulus menjadi PNS. Di masa yang akan datang, para PNS yang baru ini bisa melaksanakan atau mengimplementasikan hal yang sudah didapatkan selama melaksanakan latsar sebelum menjadi PNS, untuk diaplikasikan di bidangnya masing-masing,” ucapnya.
Rangkaian kegiatan pelantikan dilanjutkan dengan tasyakuran bersama yang dipimpin oleh pimpinan stasiun TVRI Kalimantan Utara. Momentum ini menjadi awal perjalanan baru bagi para pegawai yang telah resmi bergabung sebagai aparatur sipil negara.
Salah satu PNS yang baru dilantik, Rismawaty, mengungkapkan rasa bangganya menjadi bagian dari TVRI.
“Tentunya bangga ya bisa menjadi bagian dari keluarga TVRI Kalimantan Utara. Jadi dengan adanya pengangkatan pegawai negeri sipil pada hari ini, tentunya saya mewakili teman-teman agar bisa memberikan pelayanan yang terbaik untuk masyarakat dan sarana edukasi melalui siaran TVRI Kaltara,” ujarnya.
Dengan penambahan 56 PNS baru ini, TVRI Kalimantan Utara diharapkan semakin memperkuat kualitas layanan penyiaran publik, sekaligus menghadirkan program yang lebih inovatif dan edukatif bagi masyarakat.
Editor: Redaktur TVRINews




