MANADO, KOMPAS.TV - Gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,6 yang terjadi di perairan Bitung, Sulawesi Utara dan Maluku Utara, Kamis, pukul 06.48 Wita, terasa hingga Kota Manado.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) telah melakukan pemutakhiran data dengan adanya peringatan dini tsunami di perairan Sulut dan Maluku Utara.
Pusat gempa bumi dengan magnitudo 7,6 tersebut berlokasi di 1,25 lintang utara, 126,27 bujur timur serta di kedalaman laut 62 km.
Guncangan gempa dirasakan sekitar 1 menit dan menyebabkan sejumlah warga langsung keluar rumah untuk menghindari dampak buruk.
Baca Juga: Gempa Magnitudo 6,5 Guncang Maluku Barat Daya, BPBD: Tak Ada Kerusakan atau Korban Jiwa
"Gempa ini kuat sekali, bahkan bunyi kuat dari beberapa perabotan rumah tangga kami," kata Deysi, salah itu ibu rumah tangga di Kelurahan Malalayang, Kota Manado, seperti dikutip Antara.
Fanli, salah satu pengemudi taksi daring, juga mengaku menghentikan aktivitas sementara untuk menghindari dampak gempa seperti robohnya pohon atau tiang listrik.
"Saya lagi mengendarai mobil, tapi terasa juga gempa itu. Saya harus berhentikan dulu karena banyak tiang listrik yang bergerak-gerak," ujarnya.
Koordinator Bidang Data dan Informasi BMKG Stasiun Geofisika Manado Muhammad Zulkifli mengatakan tujuh daerah di Provinsi Maluku Utara dan Sulawesi Utara berpotensi siaga tsunami.
"Daerah-daerah di Provinsi Maluku Utara berpotensi siaga tsunami, yaitu Ternate, Halmahera, dan Tidore," kata dia di Manado, Kamis.
Penulis : Kurniawan Eka Mulyana Editor : Tito-Dirhantoro
Sumber : Antara
- gempa bumi
- gempa bitung
- bitung
- gempa
- bmkg





