Komnas HAM: Penyidikan Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus di Puspom TNI Sudah 80 Persen

kompas.tv
11 jam lalu
Cover Berita
Koordinator Subkomisi Penegakan HAM Komnas HAM Pramono Ubaid Tanthowi (kiri) dan Komisioner Pemantauan dan Penyelidikan Komnas HAM Saurlin P Siagian (kanan) dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu (1/4/2026). (Sumber: ANTARA/HO-Komnas HAM)

JAKARTA, KOMPAS.TV - Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) menyebut proses penyidikan kasus penyiraman air keras terhadap aktivis KontraS, Andrie Yunus, oleh Pusat Polisi Militer (Puspom) TNI telah mencapai 80 persen.

Komnas HAM menyatakan informasi tersebut diperoleh dari hasil koordinasi dengan penyidik Puspom TNI.

"Proses penyidikan yang mereka lakukan sudah berjalan 80 persen," ungkap Komisioner Pemantauan dan Penyelidikan Komnas HAM Saurlin P. Siagian, Rabu (1/4/2026).

Ia menuturkan saat ini pihak Puspom TNI tengah menunggu hasil visum dari rumah sakit serta keterangan dari saksi korban.

"Saat ini penyidik sedang menunggu hasil visum korban dari RSCM serta keterangan saksi korban," ujarnya, dilansir Antara.

Baca Juga: Kuasa Hukum Andrie Yunus Sebut Kejadian Penyiraman Air Keras Operasi Intelijen, Ini Alasannya

Komnas HAM menyatakan kelengkapan alat bukti, termasuk visum dan keterangan saksi korban, menjadi faktor krusial dalam memperkuat konstruksi perkara sebelum dilimpahkan ke tahap berikutnya.

Meski progres penyidikan dinilai cukup signifikan, namun Komnas HAM tetap mendorong proses tersebut berjalan transparan serta dibukanya ruang pengawasan eksternal guna menjaga akuntabilitas.

Diberitakan sebelumnya, Puspom TNI telah mengamankan empat terduga pelaku penyiraman air keras terhadap Andrie Yunus.

Menurut Komandan Pusat Polisi Militer (Danpuspom) TNI Mayjen Yusri Nuryanto, keempat terduga pelaku tersebut seluruhnya berdinas di Detasemen Markas Badan Intelijen Strategis (Denma BAIS) TNI.

Penulis : Isnaya Helmi Editor : Edy-A.-Putra

1
2
Show All

Sumber : Kompas TV/Antara

Tag
  • Komnas ham
  • Penyiraman air keras
  • Aktivis kontras
  • Andrie yunus
  • Puspom tni
  • aktivis disiram air keras
Selengkapnya


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Zulhas: 2.162 SPPG Ditutup Sementara karena Tidak Sesuai Standar
• 26 menit lalukumparan.com
thumb
DLH Percepat Penanganan Sampah di Dalam Kota, TPS Liar Ditutup Permanen
• 4 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Tari Sekar Jempiring dari Denpasar raih Hak Kekayaan Intelektual 
• 21 jam laluantaranews.com
thumb
BSI Maslahat Salurkan Bantuan kepada 145 Ribu Lebih Penerima
• 20 jam lalujpnn.com
thumb
Pengakuan Jujur Manuel Locatelli! Beban Kegagalan Italia Terasa Berat
• 17 jam lalutvonenews.com
Berhasil disimpan.