Pengakuan Jujur Manuel Locatelli! Beban Kegagalan Italia Terasa Berat

tvonenews.com
2 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, tvOnenews.com - Gelandang Timnas Italia, Manuel Locatelli, akhirnya angkat bicara usai kegagalan pahit Gli Azzurri di babak play-off Piala Dunia. 

Lewat pesan emosional di media sosial, ia mengakui tanggung jawab bersama sekaligus menegaskan tekad untuk bangkit.

Kekalahan Italia dari Bosnia dan Herzegovina melalui adu penalti di Zenica masih menyisakan luka mendalam bagi publik sepak bola Italia.

Gelombang kekecewaan terus terasa, termasuk dari para pemain yang perlahan mulai menyuarakan isi hati mereka.

Sebelum Locatelli, sejumlah nama seperti Leonardo Spinazzola dan Gianluigi Donnarumma lebih dulu menyampaikan perasaan mereka.

Kini, kapten Juventus itu turut memberikan pernyataan yang mencerminkan kesedihan sekaligus tekad skuad.

Italia sebenarnya datang ke laga play-off dengan optimisme tinggi setelah meraih kemenangan atas Irlandia Utara.

Namun, kartu merah yang diterima Alessandro Bastoni di babak pertama mengubah jalannya pertandingan secara signifikan.

Laga berakhir imbang 1-1 hingga waktu normal, tanpa gol tambahan di perpanjangan waktu, sebelum akhirnya Italia tumbang di babak adu penalti—hasil yang memastikan mereka gagal lolos ke Piala Dunia untuk ketiga kalinya secara beruntun.

“Saya hancur, lelah, dengan air mata di mata saya,” tulis Locatelli dalam unggahannya.

Ia juga menegaskan bahwa seluruh tim merasakan beban besar atas kegagalan tersebut, terutama terhadap para pendukung yang telah setia memberikan dukungan.

“Kami merasakan tanggung jawab terhadap anak-anak, keluarga, kakek-nenek, dan semua warga Italia yang mendukung kami. Kami memberikan segalanya dan saya bangga dengan tim ini,” lanjutnya.

Meski penuh kekecewaan, Locatelli tidak menutupi kenyataan pahit yang harus diterima.

“Kami gagal, itulah kenyataannya. Dan saya merasakan beban penuhnya,” tegasnya.

Namun, di balik kesedihan itu, ia menutup pesannya dengan semangat untuk bangkit bersama.

“Ini sulit, sangat sulit, tetapi mari kita bangkit bersama. Tidak akan ada satu hari pun di mana saya tidak memberikan segalanya di lapangan.”

Pernyataan Locatelli menjadi simbol tekad baru bagi Italia untuk bangkit dari keterpurukan, di tengah tekanan besar dan tuntutan publik agar sepak bola negeri tersebut segera berbenah.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Pelindo Regional 4 Layani 758.000 Penumpang Selama Lebaran 2026, Naik 10,41 Persen YoY
• 14 jam laluharianfajar
thumb
KA Ciremai terhambat longsoran di Sasaksaat, perjalanan dibatalkan
• 5 jam laluantaranews.com
thumb
Minat Turis Asal China Berlibur ke RI Makin Tinggi, Ini Buktinya
• 11 jam lalubisnis.com
thumb
Penyelesaian Kasus Andrie Yunus Lewat Peradilan Militer Berpotensi Menimbulkan Gejolak
• 23 jam lalujpnn.com
thumb
Wajah SPBU Berubah, 1.791 Lokasi Kini Lebih Modern, Nyaman, dan Profesional
• 3 jam lalutvonenews.com
Berhasil disimpan.