Investor Jepang-Korea Selatan Berebut Masuk ke Indonesia di Tengah Gejolak Global

tvonenews.com
8 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, tvOnenews.com — Diplomasi ekonomi Presiden Prabowo Subianto membuahkan hasil instan. Kunjungan ke Jepang dan Republik Korea bukan sekadar agenda seremonial, melainkan menjadi momentum lonjakan kepercayaan investor global terhadap Indonesia.

Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM sekaligus CEO Danantara Rosan Roeslani mengungkapkan, bahwa keterlibatan langsung Prabowo dalam berdialog dengan pelaku usaha menjadi kunci utama perubahan persepsi investor.

“Mereka bisa menyampaikan langsung ke Bapak Presiden inputnya, kemudian feedback-nya, dan juga apa kendala-kendalanya yang memang mereka ada di Indonesia dan Bapak Presiden sangat responsif dan sangat terbuka. Dan ini sangat-sangat direspons positif oleh dunia usaha,” ujar Rosan usai forum “Indonesia–Korea Partnership for Resilient Growth”, Rabu (1/4/2026).

Dalam rangkaian kunjungan tersebut, pemerintah Indonesia menggelar pertemuan intensif dengan raksasa industri global. Di Jepang, lebih dari 300 pengusaha hadir dalam forum bisnis, dilanjutkan diskusi terbatas dengan 12 perusahaan besar. Sementara di Korea Selatan, sebanyak 11 perusahaan besar diajak duduk satu meja untuk membahas ekspansi investasi.

Di tengah ketidakpastian geopolitik global, tren justru bergerak berlawanan. Minat investasi ke Indonesia meningkat signifikan, dengan rata-rata pertumbuhan investasi Korea mencapai 14 persen per tahun, sementara Jepang di kisaran 8–9 persen.

Tak hanya menarik investor baru, Indonesia juga berhasil mendorong ekspansi tahap lanjutan dari investor lama. Sejumlah perusahaan besar seperti KCC Glass dan POSCO bahkan bersiap masuk ke fase kedua investasi.

Rosan menilai, stabilitas politik dan ekonomi Indonesia menjadi faktor utama yang memperkuat keyakinan investor terhadap komitmen jangka panjang di Tanah Air.

“Karena itu adalah modal utama dari setiap investasi yang merupakan long term commitment kepada Indonesia. Dan ini juga diakui oleh mereka semua sehingga investasi yang masuk itu mereka malah menyampaikan untuk yang fase kedua,” jelasnya.

Kehadiran Danantara sebagai sovereign wealth fund juga menjadi katalis penting dalam mendorong skema investasi bersama (co-investment). Pemerintah saat ini tengah menindaklanjuti rencana investasi jumbo dengan sejumlah perusahaan global.

“Kami memang dalam proses menindaklanjuti untuk investasi bersama-sama dengan Lotte Chemical dan juga dengan POSCO dengan nilai investasinya kurang lebih itu bersama-sama bisa mencapai 6 miliar dolar Amerika,” ungkapnya.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Dunia Lagi Krisis Gara-gara Perang, Negara Ini Mengaku Aman
• 14 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Datangkan Opposite Hitter ​Berpengalaman Asal Jerman untuk Final Four, LavAni Siap Rebut Kembali Takhta Juara Proliga
• 21 jam lalutvonenews.com
thumb
Harga Minyak Dunia Melejit 52 Persen, Biaya Haji 2026 dan Sektor Pariwisata di Ujung Tanduk
• 11 jam lalukompas.com
thumb
IFF Gelar Festival Berbalut Rave Culture di Jakarta
• 2 jam lalumedcom.id
thumb
Ramalan Zodiak Hari Ini Kamis, 2 April 2026: Leo Lagi Bersinar, Scorpio Harus Tahan Emosi
• 4 jam lalutabloidbintang.com
Berhasil disimpan.