Penulis: Fityan
TVRINews – Jakarta
Presiden Lee Jae Myung menyematkan The Grand Order of Mugunghwa kepada Presiden Prabowo Subianto sebagai simbol penguatan kemitraan strategis kedua negara.
Dalam sebuah seremoni yang sarat akan makna diplomatik, Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto resmi menerima penghargaan kehormatan tertinggi dari Pemerintah Republik Korea, The Grand Order of Mugunghwa.
Penganugerahan ini dilakukan langsung oleh Presiden Republik Korea, Lee Jae Myung, di tengah suasana hangat Friendship Event yang digelar di Garden of Sangchungjae, kompleks Istana Kepresidenan Seoul, pada Rabu 1 April 2026.
Penghargaan prestisius ini menjadi tonggak sejarah baru dalam hubungan bilateral kedua negara.
Langkah ini merupakan bentuk apresiasi mendalam Seoul atas dedikasi Presiden Prabowo dalam mengakselerasi status kemitraan menjadi Special Comprehensive Strategic Partnership.
Simbol Persahabatan dan Keamanan
The Grand Order of Mugunghwa bukanlah penghargaan sembarangan. Sejak didirikan pada tahun 1949, tanda kehormatan ini secara eksklusif hanya diberikan kepada Kepala Negara atau mantan Kepala Negara sahabat yang dinilai memiliki jasa luar biasa dalam mendukung pembangunan serta stabilitas keamanan Republik Korea.
Atribut penghargaan yang diterima Presiden Prabowo mencerminkan nilai luhur tersebut, terdiri dari kalung (collar), lencana pita (badge), bros (star), dan pin kerah (lapel badge). Seluruh atribut ini dikerajinkan dari logam mulia yang bertahtakan batu permata, melambangkan kemurnian hubungan diplomasi.
Dalam pidato penganugerahannya, Pemerintah Republik Korea menegaskan bahwa peran Indonesia di bawah kepemimpinan Prabowo krusial bagi kawasan.
"Penganugerahan ini adalah bentuk pengakuan atas kontribusi nyata dalam mempererat hubungan Indonesia dan Korea, membawa kemitraan kita ke level strategis yang lebih komprehensif dan berdampak luas bagi kemakmuran bersama," demikian pernyataan resmi yang melatarbelakangi pemberian penghargaan tersebut.
Sejajar dengan Tokoh Dunia
Dengan menerima medali ini, Presiden Prabowo kini bersanding dengan deretan tokoh besar dunia yang pernah menerima penghormatan serupa. Berdasarkan catatan sejarah kepresidenan Korea, penghargaan ini telah diberikan kepada lebih dari 100 tokoh sejak pertengahan abad ke-20.
Beberapa nama besar yang tercatat sebagai penerima The Grand Order of Mugunghwa antara lain mendiang Ratu Elizabeth II dari Inggris (1986), Presiden Prancis Emmanuel Macron (2018), hingga Raja Belanda Willem-Alexander (2003).
Kunjungan kenegaraan ini tidak hanya menjadi simbolik penghormatan protokoler, namun juga menegaskan posisi Indonesia sebagai mitra kunci Republik Korea di Asia Tenggara.
Momentum ini diharapkan mampu membuka ruang kerja sama yang lebih teknis dan mendalam, terutama di sektor ekonomi kreatif, pertahanan, dan transisi energi hijau di masa depan.
Editor: Redaksi TVRINews




