KPK Panggil Pengusaha Robert Bonosusatya Jadi Saksi Kasus Gratifikasi Rita Widyasari

kompas.com
7 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memanggil pengusaha Robert Priantono Bonosusatya sebagai saksi terkait kasus dugaan gratifikasi mantan Bupati Kutai Kartanegara Rita Widyasari (RW).

“Pemeriksaan dilakukan di Gedung Merah Putih KPK,” kata Juru Bicara KPK Budi Prasetyo dalam keterangannya, Kamis (2/4/2026).

Baca juga: Periksa 3 Saksi untuk Dalami Gratifiikasi Batu Bara Rita Widyasari

Meski demikian, Budi belum mengungkapkan materi yang akan didalami penyidik dari pemeriksaan tersebut.

Berdasarkan catatan Kompas.com, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pernah menggeledah rumah Robert Bonosusatya di Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, terkait kasus korupsi yang menjerat eks Bupati Kutai Kartanegara Rita Widyasari (RW).

Penggeledahan dilakukan pada 14-15 Mei 2025, sejak pukul 20.00 WIB hingga berakhir pada pukul 01.00 WIB.

Baca juga: KPK Tetapkan Tiga Korporasi Jadi Tersangka Kasus Gratifikasi Metrik Ton Batu Bara Rita Widyasari

Dari penggeledahan itu, KPK menyita uang miliaran rupiah dalam berbagai mata uang asing, dokumen, dan barang bukti elektronik.

Selain rumah, KPK juga menggeledah 6 unit mobil yang berada di rumah tersebut.

“Sejumlah uang dalam mata uang rupiah sebanyak Rp 788.452.000, 29.100 dolar Singapura, 41.300 dolar AS, dan dalam 1.045 Poundsterling," kata juru bicara KPK Budi Prasetyo di Gedung Merah Putih, Jakarta, Jumat (16/5/2025).

Baca juga: KPK Masih Cari WNA India Sankalp Jaithalia Terkait Kasus Korupsi Rita Widyasari

Budi mengatakan, penyidik juga menyita 26 dokumen dan 6 barang bukti elektronik dalam penggeledahan tersebut.

“Dokumen, BBE, dan uang tersebut akan didalami lebih lanjut oleh KPK," ujarnya.

Kasus Korupsi Eks Bupati Kukar Rita Widyasari

Sebelumnya, KPK menyebut mantan Bupati Kutai Kartanegara (Kukar), Rita Widyasari (RW), mendapatkan jatah 3,3 sampai 5 dolar Amerika Serikat (AS) untuk setiap metrik ton tambang batubara.

Plt Deputi Penyidikan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu, mengatakan, jatah tersebut merupakan nilai gratifikasi yang diduga diterima Rita dari perusahaan tambang.

“Bisa dibayangkan karena perusahaan itu bisa jutaan metrik ton menghasilkan hasil eksplorasinya. Nah, dikalikan itu,” kata Asep kepada wartawan, 7 Juli 2024 lalu.

Baca juga: KPK Dalami Keterkaitan Aset Robert Bonosusatya dengan Kasus Rita Widyasari

Asep menuturkan, uang tersebut kemudian mengalir ke sejumlah orang yang saat ini tengah didalami penyidik.

Jenderal polisi bintang satu itu menyatakan, dalam penyidikan perkara dugaan tindak pidana pencucian uang (TPPU) Rita, KPK akan menelusuri kemanapun aliran uang hasil korupsi.

Karena itu, KPK menggelar upaya paksa berupa penggeledahan di sejumlah tempat dan menyita barang-barang bernilai ekonomis.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

Termasuk dalam hal ini adalah memeriksa pengusaha tambang sekaligus Ketua Asosiasi Provinsi (Asprov) Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) Provinsi Kalimantan Timur, Said Amin (SA).

“Jadi, beberapa orang yang sudah dipanggil termasuk saudara SA yang kemarin dipanggil dan beberapa lagi yang nanti kita akan panggil yang terkait dengan perkara metrik ton tersebut,” tutur Asep.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Komisi I DPR Kecam Keras Israel Setujui Hukuman Mati bagi Warga Palestina
• 17 jam laludetik.com
thumb
Pertengkaran Pemimpin dan Erosi Keteladanan
• 9 jam lalukompas.com
thumb
Putri Kusuma Wardani Jadikan Hasil Tur Eropa Modal Hadapi Kejuaraan Asia 2026
• 18 jam lalupantau.com
thumb
Bareskrim Polri Ringkus Pria Terlibat TPPU dan Pengendali Situs Judi Online, Uang Tunai hingga Puluhan Barang Mewah Branded Disita
• 4 jam lalutvonenews.com
thumb
Kementerian P2MI Beri Pembekalan 332 Pekerja Migran ke Korea Selatan | JMP
• 42 menit lalukompas.tv
Berhasil disimpan.