Kebakaran yang terjadi di stasiun pengisian bulk elpiji (SPBE) di Cimuning, Mustika Jaya, Kota Bekasi, tak hanya menimbulkan korban luka. Sejumlah rumah dan musala juga rusak akibat insiden tersebut.
"Untuk kerusakan sedang, empat unit kios, kemudian kerusakan ringan ada 10 unit rumah dan satu musala," kata Kepala Seksi Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bekasi, Idham Kholid, dilansir Antara, Kamis (2/4/2026).
BPBD Kota Bekasi mencatat ada tiga unit lapak, enam unit truk SPBE, dan tujuh unit kendaraan roda dua yang mengalami rusak berat. Sementara itu, kerugian materiil akibat kebakaran di area dengan luas kurang lebih 2.000 meter persegi tersebut masih dalam perhitungan.
Kebakaran terjadi pada Rabu (1/4) malam tadi. Insiden tersebut mengakibatkan 12 orang terluka, termasuk pegawai SPBE dan beberapa warga.
"Tak ada korban jiwa, sedangkan korban dalam perawatan ada 12 orang. Itu warga dan pegawai SPBE. Tapi, secara pasti, saat ini belum masuk laporan," imbuhnya.
Idham tidak menjabarkan luka apa saja yang dialami oleh korban, ia hanya menjelaskan para korban luka dirujuk di empat rumah sakit yaitu RS Kartika Husada, RSUD Kabupaten Bekasi RSUD dr Chasbullah Abdulmadjid Kota Bekasi, dan RS Citra Arafiq.
Sebelumnya, Plt Kadis Damkar Kota Bekasi, Heryanto, menduga kebakaran dipicu oleh kebocoran gas akibat pengisian tabung.
"Diduga sementara dari kebocoran gas dari tabung utama," ujar Heryanto kepada wartawan, Kamis (2/4).
(mea/mea)




