Imbas Timnas Italia Gagal ke Piala Dunia, Gabriele Gravina Dilaporkan Bakal Mundur sebagai Presiden FIGC Hari Ini

tvonenews.com
6 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, tvOnenews.com - Gabriele Gravina dilaporkan bakal mundur sebagai Presiden Federasi Sepak Bola Italia (FIGC) pada hari Kamis (2/4/2026) ini. Hal tersebut merupakan dampak dari kegagalan Timnas Italia lolos ke putaran final Piala Dunia 2026.

Gli Azzurri takluk lewat adu penalti dari Bosnia dan Herzegovina dalam duel di Zenica pada Rabu (1/4/2026) dini hari WIB. Mereka kalah 1-4 setelah duel berakhir dengan skor 1-1 selama 120 menit.

Italia sempat unggul melalui Moise Kean, namun kartu merah Alessandro Bastoni terbukti merepotkan. Kemudian, Bosnia berhasil menyamakan skor melalui Haris Tabakovic.

Ini menjadi ketiga kalinya secara beruntun Italia melewatkan Piala Dunia. Partisipasi terakhir mereka di ajang ini adalah pada 2014 silam di Brasil.

Imbas dari situasi ini, desakan terhadap Presiden FIGC, Gabriele Gravina, membuncah. Namun, Gravina telah menyatakan setelah pertandingan melawan Bosnia bahwa dirinya belum akan mundur.

“Ada Penasihat Federal, saya sudah memutuskan untuk mengadakan pertemuan minggu depan, dan saat itulah akan ada evaluasi. Saya mengerti bahwa orang-orang akan menuntut pengunduran diri saya, tetapi ini adalah situasi yang tepat untuk melakukannya,” kata Gravina, dilansir Football-Italia.

“Pekan depan kita akan merenungkan situasi ini lebih dalam, karena pertanyaan yang Anda ajukan membutuhkan tempat yang tepat untuk menjawabnya. FIGC harus memutuskan bagaimana memilih dan membangun timnya. Kita hanya bisa melakukan apa yang kita miliki di liga ini,” tambahnya.

Namun begitu, menurut laporan dari jurnalis Italia, Daniele Longo, Gravina akan segera mengumumkan pengunduran dirinya. Sang Presiden FIGC diharapkan menanggalkan jabatannya pada Kamis (2/4/2026) ini.

Selain Gravina, desakan juga membuncah terhadap pelatih Gennaro Gattuso. Gianluigi Buffon sebagai direktur di Timnas Italia menyatakan bahwa dirinya dan Gattuso masih akan menjabat hingga Juni.

“Ini adalah momen yang sensitif, dan kita perlu meluangkan waktu yang diperlukan untuk melakukan evaluasi yang tepat,” kata Buffon dalam konferensi pers, seperti dilansir dari Football-Italia.

“Jelas, musim olahraga berakhir pada bulan Juni, jadi sampai saat itu adalah hal yang tepat dan adil bagi kami untuk siap sedia bagi Federasi, Presiden, dan semua pihak yang telah mempercayai saya,” tambahnya.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Harga Emas Antam di Pegadaian Tembus Rp3 Jutaan, UBS dan Galeri 24 Dijual Segini
• 9 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
PPPK Paruh Waktu Indonesia Dukung Pemda Tingkatkan PAD, Anggaran Gaji P3K Tetap Terjaga
• 6 jam lalujpnn.com
thumb
Gempa Bumi Sulawesi Utara dan Maluku Utara, 7 Wilayah Berpotensi Siaga Tsunami!
• 10 jam laludisway.id
thumb
BPS: Emas Perhiasan Deflasi Terendah dalam 4 Tahun pada Maret 2026
• 23 jam lalukumparan.com
thumb
Pedagang Ketoprak Dibacok di Cengkareng, Warga Duga Dipicu Masalah Asmara
• 22 jam lalukompas.com
Berhasil disimpan.