Militer Israel mengatakan sistem pertahanan udaranya merespons tiga gelombang serangan rudal Iran pada Kamis (2/4) pagi waktu setempat. Serangan rudal Iran itu dilaporkan melukai beberapa orang di area Tel Aviv.
Setelah serangan pertama landa, seperti dilansir AFP, Kamis (2/4/2026), Kepolisian Israel mengatakan bahwa para personelnya dipanggil ke "beberapa" lokasi terdampak di wilayah Israel bagian tengah. Laporan media lokal Israel menyebutkan ada sembilan lokasi terdampak serangan rudal Iran tersebut.
Hanya dalam waktu tiga jam setelah serangan pertama, militer Israel mengumumkan bahwa pihaknya kembali "mengidentifikasi rudal-rudal yang diluncurkan dari Iran menuju wilayah Negara Israel". Serangan rudal itu mengaktifkan sirene peringatan serangan udara di sebagian besar wilayah utara dan tengah Israel.
Serangan rudal ketiga melanda tak lama setelah Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menyampaikan pidato kepada publik Amerika membahas perang melawan Iran.
Trump mengatakan AS "hampir menyelesaikan" tujuan-tujuannya dalam perang melawan Iran, dan menyebut akan mengintensifkan serangan selama 2-3 minggu ke depan.
Laporan media lokal, yang mengutip petugas medis setempat, menyebut bahwa sedikitnya empat orang mengalami luka ringan akibat rentetan serangan pertama itu. Belum ada laporan langsung tentang korban jiwa atau kerusakan akibat serangan kedua dan ketiga yang dilaporkan.
(nvc/idh)





