JAKARTA, DISWAY.ID – Kembali pernyataan Trump dibantah oleh Iran, di mana Iran luncurkan serangan terbesar ke Israel.
Serangan pada Rabu malam, rudal Iran berhasil menembus pertahanan Israel tepatnya di bagian wilayah di Tel Aviv dan Shephelah.
Media Israel menyebutkan, sebanyak 10 rudal balistik Iran langsung meyasar wilayah Israel tengah.
Dari 10 rudal yang diluncurkan Iran, terdapat satu rudal dengan tipe hulu ledak kluster yang menyebarkan bom-bom kecil di wilayah tersebut.
BACA JUGA:Gudang Minyak Castrol Milik Inggris di Irak Dihantam Drone Pasca Trump Ngamuk Gak Dibantuin Lawan Iran
BACA JUGA:Perang Iran-Israel Bikin IHSG Babak Belur, Masih Betah di Zona Merah
Meskipun terdampak dari rdal-rudal Iran yang menyasar Israel tengah, utara, dan wilayah Yerusalem, pidak setempak masih belum menyampaikan terkait korban jiwa.
Serangan ini membuktikan bahwa pernyataan Donald Trump selaku Presiden Amerika tidaklah akurat, di mana Trump mengatakan jika pihaknya telah membombardir Iran dan saat ini hanya memiliki pasokan rudal.
Bahkan Trump menuliskan jika pemerintahan baru Iran tidak seradikal sebelumnya dan telah mengajukan gencatan senjata ke Amerika.
“Presiden rezim baru Iran, yang jauh kurang radikal dan jauh lebih cerdas daripada para pendahulunya, baru saja meminta gencatan senjata kepada Amerika Serikat!, tulisnya di akun Truth.
BACA JUGA:Serangan Isfahan Kembali Buktikan Kebohongan Trump, 3 Kota Penting Iran Dihantam Rudal Amerika dan Israel
BACA JUGA:Trump Minta Negara Lain ‘Rampok’ Minyak di Timur Tengah: Kalau Gak Berani Beli ke Kami, Stok Banyak!
“Kami akan mempertimbangkannya ketika Selat Hormuz terbuka, bebas, dan bersih. Sampai saat itu, kami akan membombardir Iran hingga hancur lebur atau, seperti yang mereka katakan, kembali ke Zaman Batu!!!, tambahnya.
Sedangkan Menteri Luar Negeri Seyyed Abbas Araghchi dalam sebuah wawancara menyampaikan jika pihaknya telah menutup pintu untuk gancatan senjata terhadap Amerika.
Seyyed Abbas menegaskan jika hanya Iranlah yang akan menentukan kapan perang akan berakhir dan keputusan ini bukan dari pihak Amerika.
- 1
- 2
- »





