PT Sinar Eka Selaras Tbk (ERAL), bagian dari Erajaya Group, mencatatkan kinerja gemilang sepanjang tahun 2025 dengan lonjakan penjualan bersih sebesar Rp6,49 triliun. Angka ini tumbuh 34,1% YoY dibandingkan Rp4,84 triliun pada 2024.
Pertumbuhan tersebut didorong oleh strategi bisnis yang solid, mulai dari penguatan operasional, ekspansi brand global, hingga peningkatan relevansi produk yang sesuai dengan tren gaya hidup masyarakat Indonesia. Dari sisi profitabilitas, ERAL mencatat laba kotor Rp1,09 triliun dengan margin 16,8%, serta laba bersih sebesar Rp169,3 miliar.
“Sepanjang tahun 2025, ERAL mampu mencatatkan kinerja yang positif sepanjang tahun 2025. Hal ini didukung oleh strategi kami dalam memperkuat portofolio brand global serta memperluas kategori produk yang semakin relevan dengan kebutuhan gaya hidup masyarakat Indonesia. Kami juga terus menjaga disiplin dalam eksekusi operasional dan fokus pada pertumbuhan yang berkualitas,” ujar CEO Erajaya Active Lifestyle, Djohan Sutanto.
Dari sisi struktur bisnis, kategori Smart masih menjadi tulang punggung dengan kontribusi Rp4,4 triliun atau sekitar 67% dari total penjualan. Segmen ini mencakup produk teknologi dan IoT yang tetap menjadi andalan Perseroan.
Namun, pertumbuhan paling agresif justru datang dari kategori lainnya. Segmen Active, yang fokus pada sportswear dan perlengkapan olahraga, melonjak 96% YoY. Sementara kategori Lifestyle, termasuk kendaraan listrik, mencatat lonjakan lebih tinggi lagi hingga 173% YoY menjadi sinyal kuat diversifikasi bisnis mulai membuahkan hasil.
Untuk memperkuat portofolio, ERAL juga menghadirkan sejumlah brand global baru seperti ANTA dan Wilson di kategori Active. Langkah ini tidak hanya memperkaya pilihan produk, tetapi juga mempertegas posisi ERAL di pasar ritel gaya hidup.
Di sisi ekspansi, hingga akhir 2025 ERAL telah mengoperasikan 205 jaringan ritel di seluruh Indonesia, dengan 160 toko berada di Jawa dan Bali serta 45 toko di luar wilayah tersebut. Ekspansi dilakukan secara selektif dengan fokus pada lokasi yang memiliki potensi pertumbuhan optimal.
Baca Juga: Erajaya (ERAA) Raih Penjualan Rp76,6 Triliun, Laba Naik 15,82% di 2025
Langkah ekspansi ke kategori kendaraan listrik melalui kemitraan strategis sebagai Agen Tunggal Pemegang Merek (ATPM) XPENG juga mulai menunjukkan perkembangan positif.
Kehadiran XPENG tidak hanya memperluas cakupan bisnis ERAL, tetapi juga menjadi bagian dari upaya Perseroan dalam membangun ekosistem gaya hidup berbasis teknologi yang lebih terintegrasi.
Ke depan, Perseroan akan terus memperkuat keterlibatan dengan komunitas melalui berbagai inisiatif dan aktivasi, guna membangun hubungan yang lebih dekat dengan konsumen sekaligus memperkuat fondasi pertumbuhan jangka panjang.





