Menpora Italia Desak Gabriele Gravina Mundur, Pemilihan Umum Presiden FIGC Digelar di Musim Panas

tvonenews.com
2 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, tvOnenews.com - Menteri Pemuda dan Olahraga Italia, Andrea Abodi, mendesak Gabriele Gravina untuk mundur. Pemilihan umum Presiden Federasi Sepak Bola Italia (FIGC) diharapkan untuk dilaksanakan pada Juli mendatang.

Timnas Italia gagal lolos ke putaran final Piala Dunia 2026 setelah kalah di playoff dari Bosnia dan Herzegovina. Mereka kalah dengan skor 1-4 lewat adu penalti setelah duel berakhir imbang 1-1 di waktu normal.

Gabriele Gravina berada dalam desakan mundur setelah laga. Namun, sang presiden FIGC menolak untuk mundur, seperti yang disampaikan olehnya setelah laga melawan Bosnia.

“Ada Penasihat Federal, saya sudah memutuskan untuk mengadakan pertemuan minggu depan, dan saat itulah akan ada evaluasi. Saya mengerti bahwa orang-orang akan menuntut pengunduran diri saya, tetapi ini adalah situasi yang tepat untuk melakukannya,” kata Gravina, dilansir Football-Italia.

“Pekan depan kita akan merenungkan situasi ini lebih dalam, karena pertanyaan yang Anda ajukan membutuhkan tempat yang tepat untuk menjawabnya. FIGC harus memutuskan bagaimana memilih dan membangun timnya. Kita hanya bisa melakukan apa yang kita miliki di liga ini,” tambahnya.

Menpora Italia, Andrea Abodi, turut mengindikasikan desakan bahwa Gravina perlu bertanggung jawab. Gravina dianggap sebagai puncak sepak bola Italia yang perlu dibereskan.

“Sudah jelas bahwa sepak bola Italia perlu dibangun ulang dari dasar dan itu diawali dengan pergantian di puncak FIGC,” kata Abodi dalam pernyataannya, dilansir dari France 24.

Berdasarkan berbagai laporan dari Italia, termasuk jurnalis Gianluca Di Marzio, Gravina akan segera mundur. Namun, pemilihan presiden FIGC baru akan dilaksanakan pada pertengahan Juli mendatang.

“Namun, skenario yang paling mungkin, seperti yang dilaporkan oleh Sky Sport, adalah Gravina akan mengundurkan diri, dengan pemilihan baru yang akan diadakan pada pertengahan Juli,” demikian laporan dari Di Marzio.

Menurut Di Marzio, Giancarlo Abete difavoritkan menjadi pengganti. Dia merupakan mantan Presiden FIGC pada periode 2007 hingga 2014.

Nama lain yang bisa menjadi pengganti Gravina adalah Giovanni Malago. Dia merupakan mantan Presiden Komite Olimpiade Italia, CONI.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Perkara Inkrah, Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan
• 20 jam laludisway.id
thumb
Tanker Menuju Qingdao, Tiongkok, Diserang Drone Iran Saat Berlabuh di Pelabuhan Dubai
• 20 jam laluerabaru.net
thumb
Penjelasan Kenapa Baby Bump di Kehamilan Kedua Lebih Cepat Terlihat
• 1 jam lalukumparan.com
thumb
WFH Nasional Setiap Jumat Dinilai Langkah Realistis Cegah Kenaikan Harga BBM
• 33 menit laluwartaekonomi.co.id
thumb
Pertamina Pastikan Harga BBM Subsidi dan Non Subsidi Tetap
• 22 jam lalutvrinews.com
Berhasil disimpan.