Gempa M 7,6 Guncang Maluku Utara, BMKG Turunkan Tim Khusus untuk Pemetaan Dampak dan Antisipasi Susulan

tvonenews.com
3 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, tvOnenews.com - Wilayah Maluku Utara kembali menjadi sorotan setelah diguncang gempa bumi berkekuatan 7,6 magnitudo pada Kamis pagi. Peristiwa gempa di Maluku Utara ini mendorong Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) untuk segera mengambil langkah cepat dengan mengirim tim ahli ke lokasi terdampak.

Langkah ini dilakukan untuk memastikan kondisi terkini di Maluku Utara sekaligus memetakan dampak kerusakan serta potensi risiko lanjutan akibat gempa besar tersebut.

BMKG Kirim Tim Ahli ke Maluku Utara

Plt Direktur Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Rahmat Triyono, menyatakan bahwa tim yang diturunkan ke Maluku Utara akan fokus pada survei gempa merusak dan analisis aktivitas seismik.

Tim BMKG akan bekerja langsung di lapangan di wilayah Maluku Utara untuk melakukan pemetaan dampak gempa serta memantau perkembangan gempa susulan yang masih berpotensi terjadi.

“Kami melakukan survei gempa merusak, termasuk pemetaan makroseismik dan mikroseismik di Maluku Utara,” ujar Rahmat dalam konferensi pers di Jakarta.

Fokus Pemetaan Kerusakan di Maluku Utara

Dalam penanganan gempa di Maluku Utara, BMKG menggunakan dua pendekatan utama, yakni makroseismik dan mikroseismik.

Pemetaan makroseismik dilakukan untuk melihat sebaran kerusakan akibat gempa di Maluku Utara, termasuk bangunan, infrastruktur, hingga wilayah terdampak paling parah.

Sementara itu, pemetaan mikroseismik digunakan untuk memonitor aktivitas gempa susulan di Maluku Utara yang masih terus terjadi pascagempa utama.

Langkah ini dinilai penting karena karakter gempa di Maluku Utara yang memiliki aktivitas tektonik cukup tinggi, sehingga potensi gempa susulan harus terus diwaspadai.

Alat Seismograf Dipasang di Maluku Utara

Untuk memperkuat pemantauan, BMKG juga akan memasang alat portable seismograph di sejumlah titik strategis di Maluku Utara. Perangkat ini berfungsi merekam gempa mikro yang kerap tidak terasa, namun memiliki peran penting dalam analisis aktivitas seismik.

Data dari gempa mikro di Maluku Utara akan digunakan untuk mengetahui pola aktivitas gempa, termasuk memperkirakan kapan rangkaian gempa susulan mulai mereda.

Menurut BMKG, meskipun gempa kecil di Maluku Utara tidak selalu menimbulkan dampak besar, keberadaannya menjadi indikator penting dalam membaca dinamika pergerakan lempeng bumi.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
CBP Sebut Pengembalian Tarif Trump Bisa Memakan Waktu Hingga 45 Hari
• 17 jam lalupantau.com
thumb
Cerita Charis Yulianto Mengenai Comeback Timnas Indonesia di Kandang Malaysia pada Semifinal Piala AFF 2004
• 9 jam lalubola.com
thumb
5 Berita Populer: Firdha Razak Ditanya 30 Pertanyaan; Harga Tiket Konser F4
• 9 jam lalukumparan.com
thumb
Hakim Tolak Eksepsi Terdakwa Korupsi Pengadaan Pompa Karhutla Muratara
• 15 jam lalutvrinews.com
thumb
Bukan Iran, Kendaraan Tempur Israel Bersiap Serang Negara Arab Ini
• 18 jam lalucnbcindonesia.com
Berhasil disimpan.