Pasokan Elpiji Dijamin Aman Pascakebakaran SPBE di Bekasi

kompas.id
5 jam lalu
Cover Berita

BEKASI, KOMPAS — Pasokan elpiji diklaim cukup pascakebakaran stasiun pengisian bulk elpiji di Cimuning, Kota Bekasi, Jawa Barat. Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Barat menginvestigasi penyebab kebakaran untuk mitigasi agar kejadian serupa tak berulang.

Kebakaran melanda stasiun pengisian bulk elpiji (SPBE) di Cimuning pada Rabu (1/4/2026) malam. Kebakaran diduga berasal dari gas yang bocor dari tabung utama. Sebanyak 12 orang dilaporkan mengalami luka bakar dalam kebakaran tersebut.

”Pasokan elpiji tetap aman. Telah disiapkan skema regular alternative emergency dengan dukungan suplai dari SPBE terdekat,” kata Area Manager Communications, Relations & CSR Regional Jawa Bagian Barat PT Pertamina Patra Niaga Susanto August Satria, Kamis (2/4/2026).

Baca JugaStasiun Pengisian Gas di Bekasi Terbakar, 12 Orang Terluka

Elpiji akan disuplai dari SPBE PT Kenrope Sarana Pratama yang berjarak 5,8 kilometer dari lokasi kebakaran, SPBE PT Pacific Sumber Segara yang berjarak 7,1 kilometer, dan SPBE PT Dharma Wira Sentosa yang berjarak 7,9 kilometer dari lokasi kejarian.

Di sisi lain, Pertamina Patra Niaga fokus pada penanganan pascakebakaran. Hal ini terutama mengenai keselamatan masyarakat di sekitar SPBE dan korban terdampak, yakni pekerja SPBE dan warga. ”Penyebab insiden (kebakaran) masih diinvestigasi lebih lanjut bersama pihak berwenang,” ujar Susanto.

Pengelola SPBE, lanjut Susanto, sudah diminta memberikan penanganan terbaik bagi masyarakat terdampak kebakaran. Masyarakat juga diimbau tetap tenang dan tidak membeli dengan panik (panic buying) terkait kebakaran tersebut. Sebab, pihaknya menyediakan titik suplai pengganti.

Sebelumnya, pemadaman kebakaran di SPBE berlangsung dari Rabu pukul 21.09 WIB sampai Kamis pukul 03.45 WIB. ”(Pemicunya) Diduga kebocoran gas dari tabung utama,” kata Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Bekasi Heryanto, Kamis.

Titik awal kebakaran dilaporkan berada dalam area SPBE. Ketika itu terjadi satu kali ledakan saat pengisian mobil tangki gas. Api kemudian merambat ke area seluas 2.000 meter persegi hingga membakar SPBE, 19 rumah, dan dua kios di sekitar SPBE.

Kebakaran juga mengakibatkan 12 orang mengalami luka bakar. Mereka dirawat di Rumah Sakit Kartika Husada, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Chasbullah Abdulmadjid Kota Bekasi, RSUD Kabupaten Bekasi, dan Rumah Sakit Citra Arafiq.

Baca Juga14 Warga Luka Bakar dan 14 Rumah Rusak akibat Ledakan SPBE di Mustikajaya, Bekasi

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
El Rumi Sudah Nyebar Undangan Pernikahan dengan Syifa Hadju, Ahmad Dhani Setia Dampingi Sang Putra
• 7 jam lalugrid.id
thumb
RI Kecam Keras Hukuman Mati Knesset Israel untuk Tahanan Palestina, Dinilai Langgar HAM Berat dan Rusak Keadilan Dunia
• 6 jam lalutvonenews.com
thumb
Ingin Transportasi Umum Lebih Nyaman, DPRD Kota Bekasi Dorong Modernisasi Angkot
• 7 jam laludisway.id
thumb
Bank Mandiri Hadirkan Livin’ Call Bebas Pulsa di Aplikasi Livin’ by Mandiri
• 8 jam lalukumparan.com
thumb
Kebakaran SPBE Cimuning Nyaris Jadi Bencana Besar, Ada Tangki 50 Ton Elpiji Dekat Permukiman
• 7 jam lalukompas.com
Berhasil disimpan.