FAJAR, MAKASSAR – Lokasi pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) XI Partai Golkar Sulawesi Selatan mulai mengerucut. Hotel Claro Makassar disebut menjadi opsi terkuat yang disiapkan panitia, seiring dengan terbentuknya kepanitiaan resmi.
Kepastian ini mengemuka dalam rapat perdana panitia yang digelar di Sekretariat DPD I Partai Golkar Sulsel, Jalan Ammana Gappa, Kota Makassar, Rabu, 1 April, yang dipimpin Ketua Harian Sulsel Kadir Halid, didampingi Ketua Steering Committee (SC) Armin Mustamin Toputiri dan Ketua Organizing Committee (OC) Lukman B Kadi.
Ketua Panitia Musda, Lukman B Kadi, mengungkapkan bahwa pihaknya telah melakukan kajian awal terkait lokasi pelaksanaan. Dari sejumlah opsi yang dipertimbangkan, Hotel Claro Makassar dinilai paling siap dari sisi kapasitas dan fasilitas pendukung kegiatan berskala besar.
“Koordinasi awal dengan pihak hotel sudah kami lakukan. Secara teknis, lokasi ini memenuhi kebutuhan pelaksanaan Musda, baik dari sisi ruang sidang, akomodasi, maupun aksesibilitas peserta,” ujar Lukman.
Meski demikian, ia menegaskan bahwa penetapan resmi lokasi masih menunggu keputusan dan arahan dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar, termasuk terkait jadwal pelaksanaan Musda.
Sementara itu, Ketua Harian Golkar Sulsel Kadir Halid menyampaikan bahwa seluruh elemen panitia telah siap menjalankan tahapan Musda, ditandai dengan terbitnya Surat Keputusan (SK) kepanitiaan.
“Kepanitiaan telah terbentuk dan siap bekerja. Kita tinggal menunggu arahan lebih lanjut dari DPP, termasuk penetapan waktu dan lokasi secara resmi,” katanya.
Di sisi lain, Ketua SC Armin Mustamin Toputiri menambahkan bahwa panitia pengarah akan segera mematangkan aspek teknis pelaksanaan, mulai dari mekanisme kepesertaan, pendaftaran calon ketua, hingga tata tertib persidangan.
Dengan kesiapan lokasi yang mulai mengerucut, pelaksanaan Musda Golkar Sulsel XI kini memasuki tahap finalisasi, sembari menunggu keputusan resmi dari DPP Partai Golkar. (wid)





