Sebanyak 12 siswa dari tim inti dan pengurus OSIS SMPN 28 Surabaya, atau kerap disebut Spendupan, mengunjungi Kantor Suara Surabaya (SS) Media pada Kamis (2/4/2026).
Siswa-siswi tersebut dikenalkan dan diperlihatkan secara langsung pada divisi-divisi yang ada di SS Media untuk mengetahui bagaimana kerja instansi media.
Alfi Suriyawati, guru pembina OSIS Spendupan, mengatakan kunjungan ke SS Media ini merupakan salah satu upaya pengenalan pada dunia radio dan media.
“Sejak pandemi (Covid-19) kita bangun sebuah podcast. Jadi, di situlah anak-anak berkreasi podcast sama radio. (Kunjungan ini) biar anak-anak tahu real-nya kalau radio itu bagaimana,” katanya kepada suarasurabaya.net, pada Kamis.
Berkaitan dengan itu, Ivana Raissa Shalehah, salah satu siswi divisi host di OSIS Spendupan, menjelaskan keberadaan radio di sekolahnya yang dikelola oleh divisi host OSIS Spendupan.
“Kita membantu event, dan juga berbicara dengan teman-teman, memberikan informasi kepada teman-teman. Biasanya kita host setiap Jumat Ekspresi,” terang Ivana saat mengudara di Radio SS.
Dava Almer Dzaki Bachtiar dan Ivana Raissa Shalehah OSIS SMPN 28 Surabaya saat sesi siaran di ruang on air, Kamis (2/4/2026). Foto: Fauzan Mg suarasurabaya.netIvana juga menyebutkan bahwa anggota dari divisi host tersebut akan secara bergantian memimpin siaran radio di sekolah. Ia menambahkan siaran radio di sekolah dilakukan saat istirahat jam pelajaran sesuai dengan topik yang akan disiarkan, serta pemutaran lagu yang di-request siswa-siswi lain.
Dava Almer Dzaki Bachtiar, salah satu perwakilan divisi desain grafis OSIS Spendupan, mengungkapkan kesannya setelah berkunjung sekaligus ikut on air di Radio SS.
“Untuk kunjungan di Suara Surabaya kali ini, Alhamdulillah mengesankan tempatnya. Terus, kami mendapat banyak sekali ilmu khususnya terkait siaran radio dan juga bagaimana mengolah media-media sosial,” tutur Dava saat diwawancara.
Ivana pun turut menyampaikan kesan dan harapannya setelah melakukan kunjungan serta menyapa pendengar Radio SS lewat on air.
“Semoga untuk ke depannya sekolah kita bisa seperti radio di Suara Surabaya. Dan saya sebenarnya menadapatkan pelajaran dari on air tadi, sangat menyenangkan dan juga dapat banyak ilmu,” pungkasnya. (vve/ipg)



