BEKASI, DISWAY.ID - Tempat Stasiun Pengisian Bahan Bakar Elpiji (SPBE) terbakar hingga memakan 17 korban luka bakar sampai melebihi 50 persen.
Peristiwa tersebut terjadi di Jalan Cinyosog, Kelurahan Cimuning, Kecamatan MustikaJaya, Kota Bekasi pada Rabu, 1 April 2026 sekira pukul 20.30 WIB.
BACA JUGA:MIND ID Gandeng Ari Sihasale Garap Produksi Film Dokumenter Hilirisasi Tambang
BACA JUGA:Pertamina Jamin Stok Gas Elpiji Aman Meski SPBE Bekasi Terbakar
Wakil Wali Kota Bekasi, Abdul Haris Bobihoe menyampaikan bahwa akan menanggung seluruh biaya pengobatan sejumlah korban terdampak kejadian tersebut.
"Insyaallah semua korban itu akan menjadi tanggungan dari Pemerintah Kota Bekasi, semuanya," ungkap Bobihoe di lokasi pada Kamis, 2 April 2026.
Nantinya, Pemerintah Kota juga akan menggandeng Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) untuk mengurangi beban dari para korban.
BACA JUGA:Bak Rudal Iran, Langit Bekasi Memerah Kala SPBE Cimuning Meledak!
BACA JUGA:KPK Diminta Militan Bongkar Mafia Cukai Rokok Ilegal Secara Transparan
Lebih lanjut, Bobihoe meminta kepada para korban yang tidak memiliki BPJS akan tetap mendapatkan pelayanan kesehatan yang layak.
"Kita dengan BPJS kerja sama, dan kalau yag meang tidak punya BPJS, kita punya kayana kesehatan masyarakat dan itu kita akan layani," jelas dia.
Sedangkan, Kapolres Metro Bekasi Kota, Kusumo Wahyu Bintoro membenarkan adanya penambahan jumlah korban dari kebakaran SPBE.
"Sampai saat ini, ada 17 orang yag dilakukan perawatan," ucap Kusumo.
BACA JUGA:Kepala BNPB: Sirine di Maluku Utara Berfungsi, Sistem Peringatan Dini Bencana Berjalan Baik
BACA JUGA:Boom! Ledakan SPBE Bikin Langit Bekasi Merah: Api Sulit Dipadamkan
- 1
- 2
- »





