TABLOIDBINTANG.COM - Kisah dibuka dengan pertemuan Fattah dan Blade yang masih berjalan bersama. Dalam obrolan yang penuh makna, Fattah mengingatkan Blade agar tidak terlalu sibuk mengejar ambisi hingga melupakan orang yang setia menunggu.
Setelah itu, Fattah memilih pergi, meninggalkan Blade yang hanya bisa terpaku.
Di perjalanan, Fattah tampak larut dalam pikirannya. Ia mengakui dalam hati bahwa keinginannya kini sederhana, melihat seseorang yang ia sayangi hidup bahagia, tanpa harus ia lukai lagi.
Langkah Fattah kemudian membawanya ke rumah Zara. Di sana, percakapan jujur pun terjadi. Fattah mengungkapkan bahwa ia tak ingin melanjutkan hubungan jika masih ada bagian dari masa lalunya yang belum tuntas.
Zara pun merespons dengan penuh keikhlasan. Meski berat, ia mengaku bahagia melihat Fattah menemukan kebahagiaannya, bahkan jika itu bukan bersamanya.
Di sisi lain, Aqeela terlihat gelisah di kamarnya. Pikirannya melayang hingga sebuah panggilan dari Fattah membuatnya terdiam.
Aqeela lalu berjalan ke balkon, berbicara lewat telepon tanpa menyadari bahwa Fattah berada tak jauh darinya, di seberang jalan.
Namun, momen itu ternyata tidak luput dari perhatian orang lain. Harry terlihat mengawasi dari atas motornya, dengan tatapan penuh amarah yang menyimpan potensi konflik baru.
Apakah keputusan Fattah akan menyelesaikan segalanya, atau justru membuka luka baru? Dan apa yang akan dilakukan Harry setelah melihat semuanya?




