Presiden Prancis Emmanuel Macron pada Kamis (2/4) menilai Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump melemahkan NATO dengan terus menimbulkan keraguan soal komitmen AS.
Pernyataan Macron soal aliansi pertahanan Atlantik Utara itu menegaskan kekhawatiran Eropa atas sikap Trump yang dinilai tidak konsisten terhadap aliansi pertahanan tersebut.
Macron menyampaikan hal itu saat kunjungan kenegaraan ke Seoul, Korea Selatan, di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik dan perdebatan soal peran AS dalam NATO.
Ia menilai pernyataan-pernyataan Trump justru merusak kepercayaan di dalam aliansi.
“Jika Anda menciptakan keraguan setiap hari tentang komitmen Anda, maka Anda akan mengosongkan makna aliansi itu sendiri,” ujarnya, menyindir Trump.
Ia juga menyoroti banyaknya pernyataan yang dinilai tidak sejalan dan membingungkan arah kebijakan. Menurut Macron, kondisi ini berpotensi melemahkan solidaritas antarnegara anggota NATO yang selama ini menjadi pilar keamanan kawasan Barat.
“Terlalu banyak pernyataan yang bergerak ke segala arah,” tambahnya.
Pernyataan Macron muncul di tengah meningkatnya tensi antara AS dan sekutu Eropa, terutama setelah serangkaian kritik dan ancaman Trump yang ingin menarik negaranya keluar dari NATO karena tidak merasa dibantu menggempur Iran di konflik Timur Tengah.



:strip_icc()/kly-media-production/medias/5545196/original/020377600_1775134068-IMG_0797.jpeg)
