Polisi Tangkap Pelaku Penyiraman Air Keras ke Warga di Tambun Bekasi

tvonenews.com
1 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, tvOnenews.com - Polisi gerak cepat menangkap pelaku penyiraman air keras terhadap seorang warga yang terjadi di Perumahan Bumisani Permai, Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, Senin (30/3/2026) sekitar pukul 04.51 WIB.

Kapolres Metro Bekasi, Kombes Pol Sumarni membenarkan terkait adanya penangkapan terhadap pelaku penyiraman air keras ini.

“Ya (benar pelaku penyiraman air keras di Bekasi sudah ditangkap),” kata Sumarni, kepada wartawan, Kamis (4/2/2026).

Sementara itu, Sumarni belum mengungkap secara detail mengenai identitas dan jumlah pelaku. Nantinya akan disampaikan saat konferensi pers.

“Besok press conference,” ucapnya.

Untuk diketahui, aksi brutal penyiraman air keras kembali terjadi dan terekam kamera pengawas CCTV.  

Peristiwa penyiraman air keras ini, menimpa seorang warga di kawasan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi.

Video aksi penyiraman air keras warga Tambun Bekasi ini kini viral di media sosial. 

Salah satunya diposting akun Instagram @infobekasi. Dalam rekaman CCTV yang beredar, terlihat dua pria berboncengan sepeda motor melintas di lokasi. 

Tanpa diduga, salah satu pelaku menyiramkan cairan ke arah korban yang saat itu tengah berjalan kaki seorang diri.

Seketika, korban yang mengenakan baju cokelat tampak panik dan kesakitan.  

Ia terlihat berusaha mengusap bagian tubuhnya yang terkena cairan, bahkan sampai melepaskan pakaian yang dikenakannya. 

"Pulang shalat subuh, warga Tambun kelojotan disiram air keras. Alami luka bakar," demikian dikutip dari akun tersebut, Selasa (31/3/2026). 

Usut punya usut, peristiwa itu terjadi pada Senin, 30 Maret 2026 sekitar pukul 04.51 WIB di Perumahan Bumisani Permai, Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi.  

Korban berinisial TW mengalami luka bakar setelah disiram air keras usai melaksanakan salat subuh. (ars/iwh)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Update Ledakan SPBE Cimuning Bekasi, 14 Bangunan dan Kendaraan Bermotor Ludes
• 6 jam laludisway.id
thumb
Dampak Perang, Harga Kantong keresek dan Plastik Lain di Bangka Naik hingga 40 Persen
• 9 jam lalumediaindonesia.com
thumb
Arak-arakan Pegon, tradisi turun temurun warga pesisir selatan Jember
• 12 jam laluantaranews.com
thumb
Tujuh Daerah di Sulut dan Malut Ini Berstatus Siaga Tsunami
• 13 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Kebakaran SPBE Cimuning Nyaris Jadi Bencana Besar, Ada Tangki 50 Ton Elpiji Dekat Permukiman
• 9 jam lalukompas.com
Berhasil disimpan.