jpnn.com, JAKARTA - Pemerintah menindaklanjuti dampak gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,6 yang mengguncang wilayah Sulawesi Utara dan Maluku Utara.
Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Suharyanto memastikan tim khusus segera dibentuk untuk melakukan verifikasi serta menghitung dampak kerusakan secara menyeluruh.
BACA JUGA: Gempa 7,4 SR Guncang Sulawesi Utara dan Maluku Utara
“Hari ini baru terkumpul sebagian. Makin hari, makin waktunya berjalan, ini makin lengkap dan makin sempurna,” ucap Suharyanto pada (2/4).
Selain membentuk tim assessment, BNPB juga meminta seluruh jajaran di daerah untuk bergerak cepat menjangkau masyarakat terdampak, sekaligus memastikan kebutuhan dasar terpenuhi.
BACA JUGA: Gempa Hari Ini Magnitudo 7 di Kaltara
Dia juga memerintahkan kepala pelaksana BPBD provinsi dan kabupaten/kota bersama TNI serta Polri segera mendatangi masyarakat yang terdampak. Para petugas diimbau memberikan informasi akurat.
“Di sisi lain, apabila ada masyarakat terdampak yang mendapat kesusahan atau asetnya atau rumahnya rusak, segera bisa dilaporkan dan dilakukan penggantian,” kata dia.
BACA JUGA: Nurani Astra Salurkan Bantuan Ambulans dan Alat Kesehatan untuk Korban Bencana Sumatra
Upaya pencarian dan pertolongan juga langsung disiapkan menyusul adanya laporan korban jiwa dan potensi korban lain yang masih perlu dievakuasi.
Suharyanto menegaskan, pemerintah pusat akan segera turun langsung ke lokasi terdampak untuk memastikan penanganan berjalan optimal.
“Sesuai petunjuk Bapak Presiden lewat Sekretaris Kabinet, kami tim gabungan dari pusat di bawah koordinasi BNPB ini akan segera hadir, baik di Maluku Utara dan Sulawesi Utara,” tuturnya.
Setibanya di lokasi, tim gabungan akan melakukan rapat lanjutan untuk merumuskan langkah penanganan yang lebih rinci dan terkoordinasi dengan semua pihak di daerah.
“Ini adalah rapat awal nanti sesampainya kami di sana kami akan rapat lebih rinci dan detail untuk membahas, untuk menemukan dan untuk menyelesaikan segala permasalahan penanggulan bencana yang ada di daerah,” tambah Suharyanto. (mcr4/jpnn)
BACA ARTIKEL LAINNYA... Kasatgas Tito Kawal Pemulihan Lahan Pertanian & Tambak Terendam Lumpur Akibat Bencana
Redaktur : Elfany Kurniawan
Reporter : Ryana Aryadita Umasugi



