Liputan6.com, Jakarta - Korban teror penyerangan air keras, Andrie Yunus kembali bersuara menyampaikan pesan penyemangat kepada publik. Melalui ruang perawatan intensif HCU RSCM, dia membagikan suaranya yang masih terdengar lemas.
"Halo kawan-kawan, terima kasih atas segala bentuk dukungan yang telah diberikan kepada sava untuk menghadapi teror dari orang-orang yang pengecut," tutur Andrie dalam rekaman yang dibagikan akun Instagram resmi KontraS, Kamis (2/4/2026).
Advertisement
"Saya akan tetap kuat, akan tetap tegar, tentu dengan segala dukungan penuh dari kawan-kawan sekalian, a luta continua! panjang umur perjuangan!," sambungnya.
Rekaman suara Andrie Yunus diambil pada 1 April 2026. KontraS mengatakan, saat ini wakil koordinatornya masih dalam perawatan intensif.
Artinya, tidak boleh sembarang orang yang bisa menjenguknya.
"Baik pasien, keluarga, kuasa hukum maupun pihak RS melarang kunjungan dari siapapun. Pasien berhak mendapatkan pelayanan kesehatan yang aman, bermutu, serta perlindungan terhadap privasi dan ketenangan selama masa perawatan dan hal ini dijamin oleh Undang-Undang," tulis KontraS.




