UNIFIL menggelar upacara penghormatan bagi 3 prajurit TNI yang gugur saat menjalankan misi pasukan perdamaian di Lebanon. Upacara digelar di Bandara Internasional Rafik Hariri, Lebanon, Kamis (2/4).
Adapun ketiga prajurit TNI yang gugur itu, yakni Kapten Inf Zulmi Aditya Iskandar, Sertu Muhammad Nur Ichwan, dan Praka Farizal Rhomadhon.
Ketiga pasukan penjaga perdamaian tersebut dianugerahi medali PBB dan LAF secara anumerta sebagai pengakuan atas pengabdian mereka dalam menjalankan misi UNIFIL di Lebanon selatan.
Kepala Misi dan Komandan Pasukan UNIFIL, Mayor Jenderal Diodato Abagnara, menyampaikan belasungkawa yang mendalam kepada keluarga para prajurit dan jajaran TNI. Dia pun memuji pengabdian Zulmi dkk.
“Mereka datang ke sini jauh dari rumah, dengan satu tujuan—untuk melayani perdamaian,” kata Abagnara dikutip dari situs UNIFIL, Jumat (3/4).
“Mereka melakukannya dengan berani. Mereka melakukannya dengan penuh kehormatan. Mereka melakukannya hingga akhir hayat,” sambung dia.
Abagnara juga menyampaikan pesan kepada keluarga para prajurit TNI yang gugur itu.
"Tidak ada kata-kata yang dapat menghilangkan rasa sakit Anda. Tetapi ketahuilah ini, mereka tidak dilupakan. Mereka akan tetap menjadi bagian dari misi ini, bagian dari kita semua,” ungkap dia.
Upacara ini turut dihadiri Wakil Koordinator Khusus PBB untuk Lebanon, Imran Riza; Brigjen Firas Tarchichi, yang mewakili Menteri Pertahanan Nasional Lebanon dan Komandan Angkatan Bersenjata Lebanon; Duta Besar Indonesia untuk Lebanon, Dicky Komar; dan perwakilan dari Kontingen Indonesia UNIFIL.
Praka Farizal Rhomadhon meninggal pada Minggu (29/3) ketika sebuah proyektil meledak di posisi UNIFIL dekat Adchit Al Qusayr. Seorang penjaga perdamaian lainnya mengalami luka kritis.
Dalam insiden tragis lainnya, Kapten Zulmi Aditya Iskandar dan Sertu Muhammad Nur Ichwan meninggal pada (30/3), ketika sebuah ledakan di pinggir jalan menghancurkan kendaraan mereka di dekat Bani Hayyan. Seorang anggota pasukan penjaga perdamaian lainnya mengalami luka parah, dan seorang lainnya juga terluka.





