Bisnis.com, MALANG—PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 8 Surabaya mengoperasikan 2 perjalanan kereta api tambahan dari Stasiun Malang untuk mengantisipasi peningkatan jumlah penumpang menyambut momen libur Paskah 2026
Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya, Mahendro Trang Bawono, mengatakan momentum libur panjang Paskah dimanfaatkan masyarakat untuk bepergian, baik untuk berwisata, mengunjungi keluarga, maupun kegiatan keagamaan.
“KAI Daop 8 Surabaya memprediksi adanya lonjakan volume pelanggan keberangkatan dari Stasiun Malang, khususnya pada rute-rute favorit seperti tujuan Yogyakarta, Madiun, Bandung, Jakarta dan Banyuwangi,” ujarnya Kamis (2/4/2026).
Pengoperasian KA tambahan ini, kata dia, merupakan bentuk komitmen KAI dalam memberikan pelayanan optimal kepada masyarakat.
Adapun 2 KA Tambahan tersebut, yakni KA Arjuno Ekspress relasi Malang - Surabaya Gubeng dan KA Gajayana Tambahan relasi Malang – Gambir.
“Penambahan 2 perjalanan kereta api tambahan ini, diharapkan dapat mengakomodasi kebutuhan pelanggan selama libur Paskah. Kami ingin memastikan seluruh masyarakat dapat melakukan perjalanan dengan aman, nyaman, dan tepat waktu,” ujarnya.
Baca Juga
- PT KAI Dorong Kereta Logistik Jadi Solusi Implementasi Zero ODOL
- Angkutan Batu Bara PT KAI Januari 2026 Capai 4,02 Juta Ton, Susut 27%
- Libur Nataru 2026: PT KAI Catat 3,8 Juta Tiket Ludes Terjual!
Selama libur paskah, Stasiun Malang mengoperasikan sebanyak 13 KA, terdiri dari 11 KA reguler dan 2 KA tambahan dengan 6.184 tempat duduk per hari dan total selama periode libur paskah dari tanggal 2 s.d 5 April 2026 sebanyak 24.736 tempat duduk.
Stasiun Malang merupakan salah satu stasiun dengan potensi volume penumpang tertinggi di wilayah Daop 8 Surabaya yang berperan sebagai pintu masuk menuju berbagai destinasi wisata alam di wilayah Malang Raya yang menjadi favorit masyarakat saat libur paskah 2026.
KAI Daop 8 Surabaya juga memastikan aspek keselamatan tetap menjadi prioritas utama melalui pemeriksaan sarana dan prasarana secara berkala, serta peningkatan pengawasan di seluruh titik operasional.
"Masyarakat diimbau untuk merencanakan perjalanan dengan baik, melakukan pemesanan tiket melalui kanal resmi, serta datang lebih awal ke stasiun agar perjalanan dapat berjalan lancar. Selain itu, penumpang agar selalu memperhatikan dan menjaga barang bawaannya masing-masing. Penumpang diharapkan tidak lengah, tidak meninggalkan barang tanpa pengawasan, serta memastikan barang berharga seperti dompet, ponsel, dan dokumen penting tersimpan dengan aman," ucapnya.





