Daging Ayam jadi Pemicu Inflasi Jatim Maret 2026, Emas dan Angkutan Udara Justru Deflasi

bisnis.com
4 jam lalu
Cover Berita

Bisnis.com, SURABAYA — Provinsi Jawa Timur mengalami inflasi 0,39% (month to month/MtM) pada Maret 2026. Daging ayam ras menjadi salah satu komoditas utama pendorong inflasi, dengan emas perhiasan dan angkutan udara yang malahan menjadi peredam.

Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala BPS Provinsi Jawa Timur Herum Fajarwati mengungkapkan catatan inflasi Provinsi Jawa Timur pada Maret 2026 terbilang lebih rendah dibandingkan dengan nasional.

“Pada Maret 2026, Provinsi Jawa Timur tercatat mengalami inflasi secara bulan ke bulan sebesar 0,39%. Angka tersebut lebih rendah dibandingkan inflasi nasional yang mencapai 0,41%,” ujar Herum, Kamis (2/4/2026).

Dengan kondisi tersebut, Herum membeberkan bahwa untuk tahun kalender, Provinsi Jawa Timur tercatat mengalami inflasi sebesar 1,13% (year to date/YtD), dan secara tahun ke tahun mengalami inflasi 3,79% (year on year/YoY) pada Maret 2026.

Lebih lanjut, inflasi secara bulanan di Provinsi Jawa Timur terjadi secara serempak di seluruh kabupaten/kota dengan indeks harga konsumen (IHK) di wilayah tersebut.

“Inflasi tertinggi tercatat di Kabupaten Gresik mencapai 0,98%, kemudian terendah di Kota Surabaya yang hanya mengalami inflasi 0,13%,” sebut Herum.

Baca Juga

  • Jaga Pangan, Gubernur Khofifah Instruksikan Mitigasi Kemarau di Jatim
  • BI Jatim Sebut Konflik Global Tak Berdampak Langsung pada Perekonomian Indonesia

Tak hanya di Provinsi Jawa Timur semata, Herum menambahkan inflasi secara bulanan pada periode Maret 2026 tersebut juga terjadi di mayoritas provinsi di Indonesia. Seluruh provinsi di Pulau Jawa tercatat secara serentak mengalami inflasi pada Maret 2026.

“Terlihat 34 dari 38 provinsi mengalami inflasi dalam bulan Maret 2026,” tambahnya.

Herum menjelaskan terjadinya inflasi tak terlepas dari momentum Ramadan dan Idulfitri yang jatuh pada Maret 2026. Hal tersebut mendorong peningkatan permintaan terhadap beberapa jenis bahan pangan.

Lebih lanjut, curah hujan sepanjang Maret 2026 yang berada pada kategori menengah dan tinggi di Jawa Timur turut menyebabkan gangguan pada kuantitas maupun kualitas hasil panen hingga proses distribusi beberapa komoditas pangan.

“Provinsi Jawa Timur polanya secara historis selalu mengalami inflasi pada momen ramadan dan idulfitri, tidak terkecuali pada tahun ini,” tegas Herum.

BPS mencatat komoditas utama yang mendorong inflasi Maret 2026 di Jawa Timur adalah daging ayam ras, yang mengalami inflasi sebesar 4,66% dan memberi andil inflasi senilai 0,09%.

Sejumlah komoditas lain yang memberi andil signifikan terhadap inflasi di antaranya daging sapi dan bensin dengan andil masing-masing 0,04%. Selain itu tomat dan udang juga masing-masing memberi andil inflasi sebesar 0,03%.

“Telur ayam ras, minyak goreng, cabai merah, ikan bandeng/bolu, cabai rawit, dan beras dengan masing-masing memiliki andil inflasi sebesar 0,02%. Lalu ikan mujair, anggur, dan jeruk juga memberikan andil inflasi masing-masing 0,01%,” paparnya.

Tidak hanya itu, BPS juga mencatat komoditas yang mengalami deflasi di Jawa Timur pada Maret 2026 atau momen Ramadan hingga Idulfitri antara lain adalah angkutan udara serta emas perhiasan.

“Angkutan udara mengalami deflasi 6,74% dan memberi andil negatif 0,09% serta emas perhiasan yang deflasi 3,15% dengan andil 0,08%,” pungkasnya.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Kebijakan WFH Berlaku, Ini Sektor Penting yang Tetap Harus Beroperasi
• 17 jam lalueranasional.com
thumb
Bahas LKPJ 2025, DPRD Jabar Ungkap Gini Ratio Tak Capai Target dan Tunda Bayar Menumpuk
• 8 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Jalan Salib di Labuan Bajo: Simbol Pablo dan Seruan Pertobatan Ekologis
• 3 jam lalumediaindonesia.com
thumb
Polisi Tangkap Driver Taksi Online yang Cabuli Penumpangnya, Begini Modusnya
• 2 menit laluviva.co.id
thumb
5 Tips Merayakan Paskah di Gereja bersama Anak, Perhatikan Lokasi Tempat Duduk dan Jadwal Ibadah
• 9 jam lalugrid.id
Berhasil disimpan.