Dukung Implementasi B50, Pupuk Indonesia Usul Bangun Pabrik Metanol

republika.co.id
7 jam lalu
Cover Berita

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- PT Pupuk Indonesia (Persero) mendorong pembangunan pabrik metanol dalam rangka mendukung implementasi mandatori program biodiesel B50 yang dicanangkan pemerintah untuk memperkuat ketahanan energi nasional. Direktur Utama Pupuk Indonesia Rahmad Pribadi mengatakan pihaknya bersama Danantara mengusulkan pembangunan dua pabrik metanol, masing-masing berkapasitas 1 juta ton, agar dapat memenuhi kebutuhan domestik dan mengurangi ketergantungan impor.

“Kami bersama Danantara mengusulkan pembangunan dua pabrik metanol masing-masing berkapasitas 1 juta ton. Dengan demikian, nantinya BUMN Pupuk Indonesia akan memiliki kapasitas produksi 2 juta ton dan dari swasta 400 ribu ton,” kata Rahmad dalam rapat kerja dengan Komisi XI DPR RI di Jakarta, Kamis (2/4/2026).

Baca Juga
  • Eks Direktur Pertamina Bantah Ada Niat Jahat dalam Kasus Korupsi LNG
  • Pertamina dan POSCO International Jajaki Kerja Sama Pengembangan Teknologi Rendah Karbon
  • Pertamina Patra Niaga Pastikan Armada Andal dengan Standar Global dan Keselamatan Tinggi

Ia menyatakan langkah tersebut juga sejalan dengan upaya pemerintah dalam meningkatkan ketahanan pangan sekaligus ketahanan energi secara berkelanjutan. Rencana pembangunan pabrik itu akan dilakukan di wilayah Aceh dan Kalimantan Timur.

Rahmad menjelaskan pengembangan biofuel tidak hanya membutuhkan minyak kelapa sawit, tetapi juga memerlukan metanol sebagai bahan pendukung dalam proses produksinya.

.rec-desc {padding: 7px !important;}

Dia menyebutkan saat ini kebutuhan metanol nasional pada 2025 diperkirakan mencapai 1,8 juta ton, sementara kapasitas produksi dalam negeri baru sekitar 400 ribu ton.

Kondisi tersebut menyebabkan Indonesia masih bergantung pada impor metanol sebesar 1,4 juta ton untuk memenuhi kebutuhan domestik yang terus meningkat.

Pabrik PT Pupuk Kaltim. - (Pupuk Kaltim)

Dengan rencana peningkatan mandatori biodiesel dari B40 menjadi B50, kebutuhan metanol diperkirakan akan meningkat signifikan hingga mencapai sekitar 2,9 juta ton.

Tanpa adanya tambahan kapasitas produksi dalam negeri, impor metanol diproyeksikan meningkat menjadi sekitar 2,5 juta ton.

“Tanpa ada peningkatan kapasitas produksi metanol dalam negeri, impor metanol akan meningkat dari 1,4 juta ton menjadi 2,5 juta ton,” tegas Rahmad.

 

Loading...
.img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px}
Ikuti Whatsapp Channel Republika
.img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;} .wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;}
sumber : Antara
@font-face { font-family: "LPMQ"; src: url("https://static.republika.co.id/files/alquran/LPMQ-IsepMisbah.ttf") format("truetype"); font-weight: normal; font-style: normal } .arabic-text { font-family: "LPMQ"; font-weight: normal !important; direction: rtl; text-align: right; font-size: 2.5em !important; line-height: 49px !important; }
Advertisement

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Kejari Karo Dicecar DPR Soal Salah Ketik Surat: Siap Salah!
• 6 jam lalurealita.co
thumb
OJK Perkuat Literasi Keuangan Syariah Lewat GERAK 2026
• 14 jam laluharianfajar
thumb
Tangis Ammar Zoni di Ruang Sidang: Kehilangan Ayah Hingga Hidup di “Sel Tikus”
• 10 jam lalukompas.com
thumb
Jualan Elon Musk Ga Laku, 50.000 Mobil Tesla Nganggur Ga Ada yang Beli
• 54 menit lalucnbcindonesia.com
thumb
Rumah di Koja Kebakaran, Diduga akibat Korsleting
• 8 jam lalukompas.com
Berhasil disimpan.