Kota Padang (ANTARA) - Universitas Andalas (UNAND) Sumatera Barat (Sumbar) menjadikan Institut Teknologi Bandung (ITB) sebagai rujukan penting dalam mengimplementasikan perguruan tinggi berbadan hukum atau PTNBH.
"UNAND ingin menyerap sebanyak mungkin praktik baik dari ITB terutama mengenai PTNBH," kata Rektor UNAND Efa Yonnedi di Kota Padang, Jumat.
Rektor UNAND mengatakan ITB merupakan perguruan tinggi yang memiliki pengalaman matang dalam mengelola tata kelola institusi yang adaptif, inovatif, dan otonom.
Menurut eks Konsultan Bank Dunia itu, transformasi menuju PTNBH yang kuat tidak bisa dilakukan sendiri, tetapi perlu belajar dari institusi yang telah lebih dulu berhasil, salah satunya ITB.
hubungan kelembagaan antara UNAND dan ITB tidak hanya berkaitan penguatan PTNBH, tetapi juga menjadi landasan bagi UNAND dalam melakukan lompatan strategis khususnya memajukan dunia akademik.
Dengan mengadopsi praktik terbaik dan memperkuat identitas institusi, UNAND diharapkan mampu mengoptimalkan perannya sebagai PTNBH yang berdampak bagi masyarakat dan pembangunan bangsa.
Sementara itu, Rektor ITB Prof Tatacipta Dirgantara menekankan peran universitas saat ini tidak lagi terbatas pada transfer ilmu pengetahuan. Kampus harus menjadi ruang pembentukan karakter mahasiswa melalui pengalaman nyata yang terstruktur.
Ia mengatakan karakter tidak bisa dibangun secara instan, tetapi melalui desain pembelajaran yang terintegrasi, seperti keterlibatan dalam kompetisi, kuliah kerja nyata, hingga pengabdian kepada masyarakat. Dengan cara itu, maka kultur khas mahasiswa dapat terbentuk.
Ke depannya, kata dia, ITB memiliki arah strategis sehingga bisa menjadi referensi bagi perguruan tinggi lainnya. Salah satunya ialah mendorong hingga 80 persen mahasiswa mengikuti program fast track sebagai upaya percepatan studi, dan peningkatan kualitas lulusan.
"ITB juga terus memperkuat budaya riset dengan mengarahkan dosen untuk lebih fokus pada penelitian dan publikasi bereputasi global," ucap dia.
"UNAND ingin menyerap sebanyak mungkin praktik baik dari ITB terutama mengenai PTNBH," kata Rektor UNAND Efa Yonnedi di Kota Padang, Jumat.
Rektor UNAND mengatakan ITB merupakan perguruan tinggi yang memiliki pengalaman matang dalam mengelola tata kelola institusi yang adaptif, inovatif, dan otonom.
Menurut eks Konsultan Bank Dunia itu, transformasi menuju PTNBH yang kuat tidak bisa dilakukan sendiri, tetapi perlu belajar dari institusi yang telah lebih dulu berhasil, salah satunya ITB.
hubungan kelembagaan antara UNAND dan ITB tidak hanya berkaitan penguatan PTNBH, tetapi juga menjadi landasan bagi UNAND dalam melakukan lompatan strategis khususnya memajukan dunia akademik.
Dengan mengadopsi praktik terbaik dan memperkuat identitas institusi, UNAND diharapkan mampu mengoptimalkan perannya sebagai PTNBH yang berdampak bagi masyarakat dan pembangunan bangsa.
Sementara itu, Rektor ITB Prof Tatacipta Dirgantara menekankan peran universitas saat ini tidak lagi terbatas pada transfer ilmu pengetahuan. Kampus harus menjadi ruang pembentukan karakter mahasiswa melalui pengalaman nyata yang terstruktur.
Ia mengatakan karakter tidak bisa dibangun secara instan, tetapi melalui desain pembelajaran yang terintegrasi, seperti keterlibatan dalam kompetisi, kuliah kerja nyata, hingga pengabdian kepada masyarakat. Dengan cara itu, maka kultur khas mahasiswa dapat terbentuk.
Ke depannya, kata dia, ITB memiliki arah strategis sehingga bisa menjadi referensi bagi perguruan tinggi lainnya. Salah satunya ialah mendorong hingga 80 persen mahasiswa mengikuti program fast track sebagai upaya percepatan studi, dan peningkatan kualitas lulusan.
"ITB juga terus memperkuat budaya riset dengan mengarahkan dosen untuk lebih fokus pada penelitian dan publikasi bereputasi global," ucap dia.





