Menbud Dorong Penguatan Ekosistem Budaya Lewat Aset BUMN

tvrinews.com
3 jam lalu
Cover Berita

Penulis: Ridho Dwi Putranto

TVRINews, Jakarta 

Menteri Kebudayaan (Menbud) RI, Fadli Zon, menginisiasi transformasi bangunan cagar budaya milik PT Jasa Raharja di kawasan Kali Besar, Kota Tua, Jakarta, menjadi museum.

Rencana ini merupakan hasil kolaborasi antara Kementerian Kebudayaan dengan Danantara untuk memperkuat ekosistem budaya nasional.

Fadli Zon menegaskan pentingnya memanfaatkan aset bersejarah milik BUMN sebagai ruang publik yang edukatif. Menurutnya, gedung Jasa Raharja memiliki potensi besar untuk dikembangkan menjadi bagian dari destinasi wisata berbasis sejarah yang terintegrasi di Kota Tua.

Menteri Kebudayaan (Menbud) RI, Fadli Zon

"Kita belum memiliki museum film maupun museum fotografi yang representatif, padahal kita memiliki banyak aset dan kekayaan sejarah di bidang tersebut, namun belum memiliki ruang yang memadai untuk memamerkannya," ujar Fadli Zon dalam keterangan yang diterima, Jumat, 3 April 2026.

Film sebagai Etalase Budaya

Menbud menjelaskan bahwa pemilihan museum film didasari atas peran film sebagai media diplomasi budaya yang efektif. Di dalam film, terdapat berbagai unsur kebudayaan mulai dari seni peran, musik, busana, hingga kuliner.

"Ke depan akan dilakukan kajian lebih lanjut untuk melihat kemungkinan gedung ini dikembangkan menjadi museum fotografi sekaligus museum film," tambahnya.

Sinergi Lintas Sektor

Proyek ini akan melibatkan kerja sama luas antara Kementerian Kebudayaan, kementerian/lembaga terkait, BUMN, pihak swasta, hingga komunitas budaya.

Pemanfaatan aset di bawah kelolaan Danantara ini diharapkan mampu memberikan nilai tambah bagi masyarakat dan pariwisata Jakarta.

Dukungan Jasa Raharja

Direktur Utama Jasa Raharja, Muhammad Awaluddin, menyambut positif rencana tersebut. Ia menyatakan komitmen perusahaan dalam menjaga warisan sejarah sekaligus mendukung produktivitas aset perusahaan.

“Bangunan ini tadak hanya menjadi aset perusahaan, tetapi juga merupakan bagian dari warisan sejarah yang perlu dijaga. Kami menyambut baik rencana kolaborasi ini sebagai upaya menghadirkan ruang budaya yang bermanfaat bagi masyarakat,” ungkap Awaluddin.

Melalui integrasi ini, kawasan Kota Tua Jakarta diharapkan semakin kokoh sebagai pusat edukasi dan kebudayaan, di mana pengunjung dapat mempelajari narasi perkembangan industri kreatif dan sejarah visual Indonesia.

Editor: Redaktur TVRINews

Komentar
1000 Karakter tersisa
Kirim
Komentar

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Laba Anak Usaha Telkom, Mitratel (MTEL), Tembus Rp2,12 Triliun di 2025
• 1 jam lalubisnis.com
thumb
Perselisihan Berakhir dengan Tewasnya Pemuda Akibat Pisau Lipat
• 22 jam lalurealita.co
thumb
Trump desak NATO berani kirim kapal militer ke Selat Hormuz
• 12 jam laluantaranews.com
thumb
Jatuh dari Kapal, Nelayan Garut Ditemukan Meninggal Dunia di Perairan Selatan
• 14 jam lalubisnis.com
thumb
Alokasi pemanfaatan dana abadi kebudayaan tahun 2026 sebesar Rp500 M
• 21 jam laluantaranews.com
Berhasil disimpan.