Jokowi Buka Suara soal Isu Puan hingga AHY Diduga Terlibat di Kasus Ijazah Palsu

rctiplus.com
2 jam lalu
Cover Berita
Jokowi Buka Suara soal Isu Puan hingga AHY Diduga Terlibat di Kasus Ijazah PalsuNasional | okezone | Jum'at, 3 April 2026 - 16:50Dengarkan Berita

SOLO - Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) buka suara mengenai kabar yang beredar bahwa Ketua DPP PDIP Puan Maharani, Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), dan Habib Rizieq Shihab diduga terlibat dalam isu ijazah palsu. Jokowi enggan berspekulasi dan tidak mau menuduh siapa pun.

"Saya tidak mau berspekulasi dan saya juga tidak mau menuduh siapa pun. Biarkan proses hukum dan proses yang lain berjalan apa adanya," kata Jokowi saat dijumpai di kediamannya, Jalan Kutai Utara Nomor 1, Kelurahan Sumber, Kecamatan Banjarsari, Kota Solo, Jumat (3/4/2026).

Disinggung kabar bahwa spekulasi itu muncul diduga dari Rismon Sianipar, salah satu tersangka tuduhan ijazah palsu yang kini mengajukan restorative justice, Jokowi enggan berkomentar.

"Ya, tanyakan ke dia," ucap Jokowi singkat.

Diketahui, Puan, AHY dan Habib Rizieq Shihab disebut-sebut sebagai sosok yang diduga terlibat dalam perkara penyebaran isu ijazah palsu Jokowi. Tudingan mencuat melalui narasi video yang diunggah kanal YouTube Dibikin Channel pada 22 Maret 2026.

Baca Juga:Cap Go Meh Manado Dipadati Ribuan Warga, 10 Tangsin Tampilkan Atraksi Ekstrem

Sementara Partai Demokrat sudah jauh hari menepis adanya keterlibatan dalam kasus ijazah palsu Jokowi, apalagi setelah mencuatnya isu keterlibatan 'partai biru'. Begitu juga dengan PDIP yang tidak main-main bakal mempolisikan akun tersebut lantaran dianggap fitnah.

Kasus tuduhan ijazah palsu yang dilaporkan Jokowi ke Polda Metro Jaya telah menyeret delapan tersangka. Mereka adalah Eggi Sudjana, Kurnia Tri Royani, Damai Hari Lubis, Rustam Effendi, dan Muhammad Rizal Fadillah.

Berikutnya Roy Suryo, Rismon Hasiholan Sianipar, dan dokter Tifauzia Tyassuma alias dr. Tifa. Belakangan, tiga orang di antaranya menemui Jokowi dan selanjutnya mengajukan restorative justice. Mereka adalah Eggi Sudjana, Damai Hari Lubis, dan Rismon Hasiholan Sianipar.

Kala itu, Jokowi juga bicara terkait pengajuan restorative justice yang diajukan Rismon Sianipar. Mantan Wali Kota Solo dan Gubernur DKI Jakarta ini menegaskan restorative justice merupakan kewenangan penyidik Polda Metro Jaya.

"Hanya hadir ke saya Pak Rismon Sianipar kemudian meminta maaf dan saya maafkan. Selanjutnya yang mengurus penasihat hukum saya," ucap Jokowi.

Baca Juga:Kasus Dugaan Ijazah Palsu Rismon, Saksi Serahkan Bukti Screenshot hingga Paper Email

Demikian pula ketika menerima kunjungan Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis, Jokowi menegaskan urusannya hanya memaafkan.

#nasional

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Menhan AS Pecat Kepala Staf Angkatan Darat & 2 Jenderal di Tengah Perang Timteng
• 3 jam lalukumparan.com
thumb
Kisah Ibu dalam Sosok Maria, Drama Jumat Agung di Jambi Harukan Umat
• 6 jam lalukompas.id
thumb
Komunikasi dan Kepastian Jadi Fokus Hubungan Kerja Berkelanjutan
• 23 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Ekologi, Energi, dan Destinasi Mengubah Krisis Sampah Menjadi Episentrum Pariwisata Berkelanjutan di Makassar
• 9 jam laluharianfajar
thumb
Harga Cabai Rawit Makin Melesat, Ayam Sudah Rp 50.000-an
• 4 jam lalucnbcindonesia.com
Berhasil disimpan.