Libur Paskah, Kawasan Monas Ramai Dikunjungi Ribuan Warga

idxchannel.com
3 jam lalu
Cover Berita

Monumen Nasional (Monas) masih memiliki daya tarik untuk dikunjungi pada hari libur.

Libur Paskah, Kawasan Monas Ramai Dikunjungi Ribuan Warga. (Foto Nur Khabibi/IMG)

IDXChannel - Monumen Nasional (Monas) masih memiliki daya tarik untuk dikunjungi pada hari libur. Hal itu tercermin dari banyaknya pengunjung Monas saat momen libur Paskah pada Jumat (3/4/2026).

Pantauan IDX Channel di lokasi, mayoritas dari pengunjung datang bersama anggota keluarganya. Bahkan, tidak sedikit pula yang datang bersama pasangannya. 

Baca Juga:
Semringah Ada Gerakan Sembako Murah di Monas, Emak-Emak: Sering-Sering!

Beberapa pengunjung terlihat langsung mengabadikan momen berkunjung dengan berswafoto dengan latar belakang Tugu Monas. 

Rindangnya pepohonan di kawasan Monas menjadi cara ampuh bagi pengunjung untuk menghindari teriknya panas matahari Jakarta. Bahkan, beberapa di antaranya telah menyiapkan tikar dari rumah. 

Baca Juga:
Seskab Teddy Beberkan Alasan Presiden Prabowo Gelar Pasar Rakyat Lebaran di Monas

Banyaknya pengunjung Monas juga tercermin dari antrean penumpang kereta wisata yang membawa pengunjung dari parkiran IRTI ke pintu masuk Tugu Monas. 

Baca Juga:
Prabowo Hadiri Bazar Rakyat di Monas, 7.728 Personel Gabungan Diturunkan

Kepala Unit Pengelola Kawasan (UPK) Monas Muhammad Isa Sanuri mengungkapkan, jumlah pengunjung monas mencapai lebih dari dua ribu pengunjung. Jumlah tersebut berdasarkan data pukul 14.00-16.00 WIB. 

"Laporan jumlah kunjungan kawasan Monas, Jumat 3 April 2026 2.567 orang," katanya saat dihubungi.

Kisah Warga Gagal Naik ke Puncak Monas

Nina (32) warga Cikarang, Jawa Barat, datang ke Monas bersama rombongan yang terdiri dari kurang lebih 20 orang. 

Maksud kedatangan mereka untuk menikmati pemandangan Jakarta dari puncak Monas yang memang menjadi salah satu favorit pengunjung kawasan yang menjadi ikon Jakarta.

Namun, dalam kesempatan ini niat tersebut tidak bisa teralisasi lantaran kuota 1.800 pengunjung ke puncak Monas sudah terpenuhi. 

"Enggak naik, cuman di cawannya aja. Kuotanya udah penuh," kata Nina saat ditemui di lokasi.

Nina mengaku akan kembali mencoba ke puncak Monas di kesempatan berikutnya. Sebab, dia ingin memberikan pengalaman peratama ke keluarganya yang belum pernah mencoba hal tersebut. 

"Iya coba lagi, karena anak-anak juga penasaran, kalau saya udah pernah naik," ujarnya. 

Meski demikian, dia mengaku tidak pernah bosan meski sudah bolak-balik berkunjung ke Monas. Selain berwisata, kata dia, di Monas bisa sekaligus memperkenalkan sejarah ke anak-anak. 

"Karena untuk anak-anak seru aja, maksudnya edukasi juga kan, mengenalkan sejarah-sejarah yang ada di museumnya," kata dia.

(Dhera Arizona)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Wakil Ketua Komisi X: Pemda Jangan Pecat Guru PPPK Paruh Waktu karena Efisiensi Anggaran
• 8 jam laluliputan6.com
thumb
Presiden Prancis Macron Minta Trump tak Perlu Ngoceh Setiap Hari Soal Perang Iran: Ini Perang, Bukan Sandiwara
• 11 jam laluharianfajar
thumb
BUMN Didorong Perkuat Dampak Ekonomi dan Sosial bagi Indonesia
• 6 jam lalurepublika.co.id
thumb
Dampak Blokade Selat Hormuz, Pupuk Langka hingga Mesin MRI Terancam Berhenti
• 6 jam lalurepublika.co.id
thumb
BP-AKR Buka Suara soal Kebijakan Pemerintah Menahan Harga BBM
• 23 jam lalubisnis.com
Berhasil disimpan.