JAKARTA, DISWAY.ID - Sampah yang menggunung di kolong tol kawasan Tanjung Priok, Jakarta Utara (Jakut) mengancam kelangsungan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
Pasalnya bau tengik dari gunungan sampah di Tempat Pembuangan Sampah (TPS) Kencana yang berada di kolong tol Ir. Wiyoto Wiyono tercium hingga radius puluhan meter.
BACA JUGA:Lebaran Betawi 2026 Kembali Digelar Pemprov DKI Jakarta, Catat Tanggalnya!
BACA JUGA:Mau Ngecas EV Cepat? SPKLU di Summarecon Mall Bekasi Bisa Isi 20 Mobil Sekaligus dalam 20 Menit
Imbasnya pelanggan dari warung makan yang ada di sekitar lokasi memilih pergi karena tidak tahan dengan bau sampah tersebut.
Hal ini diungkapkan oleh Sigit Setyono (56) salah satu pedagang Mie Ayam yang lokasinya tidak jauh dari gunungan sampah.
Saat ditemui, terlihat Sigit tengah duduk sendirian di dalam kedai mie ayam miliknya yang sedang kosong pembeli.
Sigit mengatakan, kondisi ini sudah berlangsung selama hampir dua bulan terkahir. Selama itu pula omzet usahanya mengalami kerugian.
BACA JUGA:M Suryo Mangkir di Pemeriksaan, KPK Diuji: Berani Bongkar atau Terhenti?
BACA JUGA:DLH DKI Tutup 3 TPS Liar di Jakarta, Percepat Penanganan Sampah Pascalebaran
"Resah soalnya baunya tengik, omzet turun soalnya orang makan bau," keluh Sigit pada Jumat, 3 April 2026.
Sigit mengatakan, gunungan sampah di TPS Kencana terjadi imbas minimnya armada pengangkutan.
Dampaknya, sampah yang didominasi limbah rumah tangga tersebut kian menggunung dari hari ke hari.
"Katanya cuma dua (armada pengangkut sampah) katanya," ucap Sigit.
Sementara petugas TPS Kencana, Trisno Edi mengatakan, kondisi ini terjadi imbas imbas longsornya gunungan sampah di Zona 4A TPST Bantargebang pada Minggu, 8 Maret 2026, lalu.
- 1
- 2
- »





