Gunung Dukono Meletus Lagi, Abu Vulkanik Mencapai 4.000 Meter

metrotvnews.com
8 jam lalu
Cover Berita

Ternate: Pos Pengamatan Gunung Api (PGA) melaporkan Gunung Dukono di Kabupaten Halmahera Utara, Maluku Utara, kembali erupsi. Lontaran abu dilaporkan setinggi 4.000 meter di atas puncak.

“Erupsi tadi sekitar pukul 17.28 WIT dengan tinggi kolom abu teramati kurang lebih 4.000 meter di atas puncak,” ujar Petugas PGA Dukono Bambang Sugiono dalam keterangan tertulis di Ternate, Jumat, 3 April 2026, melansir Antara.

Baca Juga :

Gunung Dukono di Maluku Utara Erupsi, Abu Vulkanik Capai 1,5 Km
Kolom abu yang dihasilkan dari letusan tersebut teramati berwarna kelabu dengan intensitas tebal. Arah sebaran abu condong ke wilayah barat laut, mengikuti arah dan kecepatan angin di sekitar kawasan gunung.

Selain pengamatan visual, aktivitas erupsi juga terekam melalui alat seismogram dengan amplitudo sebesar 34 milimeter dan durasi erupsi mencapai 95,41 detik. Data tersebut menunjukkan bahwa aktivitas vulkanik Gunung Dukono masih cukup signifikan dan berpotensi terjadi secara berulang.

Saat ini, status Gunung Dukono masih berada pada Level II atau Waspada. Pada level ini, aktivitas vulkanik masih fluktuatif dan dapat disertai letusan abu secara periodik.


Gunung Dukono di Halmahera Utara, menyemburkan abu vulkanik setinggi 1.500 meter diatas puncak gunung itu, Jumat (3/4/2026). (Antara/HO- PGA Dukono) (Abdul Fatah)

Pihak PGA Dukono mengimbau masyarakat yang berada di sekitar gunung, termasuk para pengunjung dan wisatawan, agar tidak melakukan aktivitas apa pun dalam radius empat kilometer dari Kawah Malupang Warirang, yang merupakan pusat aktivitas erupsi.

“Masyarakat, pendaki, maupun wisatawan agar tidak beraktivitas, mendaki, dan mendekati Kawah Malupang Warirang dalam radius empat kilometer,” tegas Bambang.

Mengingat letusan abu vulkanik secara periodik terjadi dan sebaran abu mengikuti arah dan kecepatan angin, area landaan abunya menjadi tidak tetap.

"Masyarakat di sekitar Gunung Dukono diimbau selalu menyediakan masker/penutup hidung dan mulut untuk digunakan pada saat dibutuhkan, guna menghindari ancaman bahaya abu vulkanik pada sistem pernapasan," pesan dia.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Amsal Sitepu Sempat Takut meski Sudah Divonis Bebas, Khawatir Jaksa Banding
• 21 jam lalukompas.com
thumb
BGN Peringatkan 2.100 Dapur MBG Tingkatkan Pelayanan, 1.789 Ditangguhkan
• 15 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Warga Tangerang Digegerkan Temuan Kotak Misterius di Pinggir Jalan, Ternyata Ini Isinya
• 7 jam laluliputan6.com
thumb
Balas Ancaman Trump, Iran: Perang Terus Belanjut hingga AS Hadapi Penghinaan!
• 19 jam laluviva.co.id
thumb
Turnamen Domino Bakal Resmi Digelar April 2026, Willie Salim Siap Ambil Bagian
• 18 jam lalucumicumi.com
Berhasil disimpan.