PBSI Kembali Pasangkan Leo/Daniel

tvrinews.com
2 jam lalu
Cover Berita

Penulis: Christhoper Natanael Raja

TVRINews, Jakarta 

Pelatih Ganda Putra PBSI Antonius Budi Ariantho mengungkapkan alasan di balik perombakan pasangan di sektor ganda putra sebagai bagian dari upaya meningkatkan konsistensi prestasi di level atas.

Menurut Antonius, keputusan memisahkan pasangan Leo Rolly Carnando/Bagas Maulana didasarkan pada evaluasi performa sejak akhir 2024 hingga saat ini.

“Kesempatan sudah cukup banyak kami berikan. Hasilnya memang ada yang baik, namun secara keseluruhan masih belum konsisten,” ujar Anton dalam keterangan tertulis yang diterima oleh tvrinews.com, Jumat, 3 April 2026.

Anton menargetkan terbentuknya pasangan yang mampu tampil stabil dan kompetitif di level elite. 

Seiring dengan pulihnya Daniel dari cedera, Antonius memutuskan untuk kembali memasangkannya dengan Leo.

“Keduanya pernah berpasangan sebelumnya, sehingga diharapkan tidak membutuhkan waktu lama untuk beradaptasi dan kembali menemukan chemistry. Dari sisi teknis tidak ada kendala, sebelumnya lebih pada faktor non teknis yaitu komunikasi,” kata Anton.

Ia pun berharap pasangan Leo/Daniel dapat menunjukkan performa yang lebih baik ke depannya.

Sementara itu, Bagas Maulana tetap mendapatkan kesempatan dan akan dipasangkan dengan Muh Putra Erwiansyah. Kombinasi ini dinilai memiliki potensi yang saling melengkapi.

“Putra memiliki keunggulan di permainan depan dan kemampuan playmaker, yang diharapkan bisa mendukung Bagas yang kuat di area belakang,” ucap Anton.

Sebagai tahap awal, kedua pasangan baru ini akan diuji dalam beberapa turnamen, yakni di Thailand Open 2026, Malaysia Masters 2026, dan Indonesia Open 2026. Evaluasi akan dilakukan untuk melihat perkembangan serta potensi jangka panjang dari masing-masing pasangan.

Menghadapi persaingan menuju kualifikasi Olimpiade (Race to Olympic), Anton menegaskan pentingnya menambah kekuatan skuad ganda putra. 

Saat ini, Indonesia telah memiliki pasangan yang berada di level top 10 atau mendekati, seperti Fajar/Fikri dan Raymond/Joaquin.

“Tugas kami adalah menyiapkan pasangan pelapis yang juga mampu bersaing di papan atas. Kami berharap kombinasi seperti Rian/Rahmat, Leo/Daniel, Bagas/Putra, serta Devin/Fathir dapat terus berkembang dan menembus level elite dunia,” tutur Anton.

Editor: Redaktur TVRINews

Komentar
1000 Karakter tersisa
Kirim
Komentar

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Gunung Dukono Erupsi, Kolom Abu Capai 4.000 Meter
• 1 jam lalukumparan.com
thumb
Kabar Baik Timnas Indonesia! Bos Eredivisie Ungkap Solusi Pasporgate agar Dean James dkk Bisa Main Lagi di Liga Belanda
• 6 jam lalutvonenews.com
thumb
DPR Desak Jamwas Usut Dugaan Pelanggaran Oknum Kejari Karo di Kasus Amsal Sitepu
• 22 jam lalubisnis.com
thumb
Banjir Grobogan, Perjalanan Sejumlah KA Jakarta-Surabaya Terganggu
• 12 jam lalujpnn.com
thumb
Dubes Iran apresiasi kesediaan RI jadi fasilitator perdamaian
• 8 jam laluantaranews.com
Berhasil disimpan.