Tim Gabungan Tangkap Perampok Gerai BRI Link di Jalan Veteran Palu

jpnn.com
2 jam lalu
Cover Berita

jpnn.com, PALU - Tim gabungan Polda Sulawesi Tengah dan Polresta Palu berhasil menangkap pelaku perampokan gerai BRI Link di Jalan Veteran, Kota Palu.

Kasubbid Penmas Polda Sulteng Kompol Reky Moniung di Palu, Jumat, mengatakan bahwa keberhasilan pengungkapan kasus ini merupakan hasil kerja cepat dan sinergi antara Ditreskrimum Polda Sulteng dan Resmob Polresta Palu.

BACA JUGA: Detik-Detik Perampokan SPBU di Babelan, Ini Kata Polisi soal Pelaku

“Kami memastikan bahwa setiap tindak kriminal yang meresahkan masyarakat akan ditindak secara tegas dan profesional. Penangkapan ini merupakan hasil kerja keras tim di lapangan yang bergerak cepat melakukan penyelidikan hingga pelaku berhasil diamankan,” ujarnya.

Ia menjelaskan penyelidikan intensif dilakukan sejak kejadian pada Senin (30/3) dengan berbagai langkah, mulai dari pengumpulan bahan keterangan (pulbaket), olah tempat kejadian perkara (TKP), hingga memeriksa sejumlah saksi di sekitar lokasi kejadian. 

BACA JUGA: Polda Metro Jaya Ungkap Korban Perampokan di Bekasi Tewas Dibunuh Menggunakan Linggis

Selain itu, rekaman kamera pengawas (CCTV) di sekitar lokasi turut dianalisis untuk mengidentifikasi pelaku. Dari hasil penyelidikan tersebut, petugas akhirnya menemukan titik terang dan berhasil mengamankan seorang terduga pelaku berinisial MF.

Pelaku ditangkap pada Rabu malam, 1 April 2026 sekitar pukul 23.30 WITA di Jalan Garuda, Lorong Swadaya, Kelurahan Tanamodindi, Kecamatan Palu Selatan, Kota Palu.

BACA JUGA: 2 Mayat di Padalarang Ternyata Korban Perampokan, Ini Identitasnya

Ia mengatakan usai diamankan, pelaku langsung dibawa ke Posko Resmob untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Dalam interogasi awal, MF mengakui perbuatannya melakukan aksi perampokan di gerai BRI Link tersebut.

Ia melanjutkan pelaku juga mengungkapkan bahwa barang bukti yang digunakan dalam aksi kejahatan itu telah dibuang ke sungai di sekitar Jalan Merpati guna menghilangkan jejak.

Dari keterangan sementara yang diperoleh penyidik, motif pelaku melakukan aksi perampokan diduga karena kebutuhan mendesak untuk membiayai pengobatan salah satu anggota keluarganya.

Kasubbid Penmas juga menegaskan bahwa pihaknya masih terus melakukan pengembangan penyidikan untuk melengkapi alat bukti serta menelusuri kemungkinan adanya pihak lain yang terlibat dalam aksi tersebut. 

“Kami mengajak masyarakat untuk tetap waspada serta segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila mengetahui atau melihat adanya aktivitas yang mencurigakan di lingkungan sekitar,” katanya.(antara/jpnn)


Redaktur & Reporter : Budianto Hutahaean


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
84,9 Persen Warga Dukung Penertiban PKL, Makassar Menuju Kota Lebih Tertib
• 6 jam laluterkini.id
thumb
Mahasiswa di Serang Dipolisikan Usai Rekam Dosen di Toilet Kampus
• 2 jam laludetik.com
thumb
Bandara Sam Ratulangi Manado Beroperasi Normal Usai Gempa M7,6 Guncang Sulut
• 18 jam lalubisnis.com
thumb
Kementerian PKP Alokasikan 40 Ribu Rumah Subsidi untuk Jawa Tengah
• 22 jam lalutvrinews.com
thumb
Krisis Stok BBM Shell Belum Usai, SPBU Sepi dengan Plang Harga Rp 0
• 20 jam lalueranasional.com
Berhasil disimpan.