JAYAPURA, KOMPAS.TV - Pangdam XVII/Cendrawasih Mayjen Febriel Buyung Sikumbang menyatakan pembentukan komando daerah militer (kodam) baru di Provinsi Papua Tengah bertujuan untuk memperpendek rentang komando.
Mayjen Febriel menilai pembentuan kodam baru ini dibutuhkan untuk memuduhkan penanganan masalah keamanan di daerah terkait. Pasalnya, saat ini Kodam/XVII Cendrawasih disebutnya menangani tiga provinsi sekaligus.
"Pembentukan kodam baru itu semata-mata untuk memperpendek rentang komando, termasuk saat menangani gangguan keamanan," kata Mayjen Febriel Buyung Sikumbang di Jayapura, Jumat (3/4/2026).
Baca Juga: Jokowi Ucapkan Belasungkawa bagi 3 Prajurit TNI Personel Pasukan Perdamaian yang Gugur di Lebanon
Untuk penanganan gangguan keamanan di Papua Tengah, Febriel menyebut pihaknya akan berkolaborasi dengan Koops TNI Papua yang juga berada di bawah Kogabwilhan III.
Selain berkolaborasi, Febriel menyebut Kodam XVII/Cendrawasih mengharapkan dukungan dari seluruh elemen masyarakat untuk mewujudkan situasi aman.
"Kami berharap masyarakat ikut menjaga keamanan sehingga pembangunan dapat dilaksanakan tanpa gangguan berarti," kata Febriel dikutip Antara.
Febriel menambahkan bahwa pihaknya telah mencanangkan dan melaksanakan sejumah program sebagai upaya meningatkan kesejahteraan masyarakat.
Kodam XVII/Cendrawasih disebutnya akan terus melanjutkan program-program tersebut, seperti kegiatan pembinaan teritorial yang meliputi pembangunan jembatan, koperasi, dan pembangunan jalan.
"Berbagai kegiatan teritorial itu dilaksanakan untuk meningkatkan kesejahteraan bagi seluruh masyarakat," katanya.
Penulis : Ikhsan Abdul Hakim Editor : Gading-Persada
Sumber : Antara
- kodam papua tengah
- kodam baru papua
- pangdam cendrawasih
- pembentukan kodam baru
- papua





