Iran menembak jatuh pesawat tempur AS pada hari Jumat (3/4/2026). Ini merupakan insiden pertama yang diketahui dalam perang selama lima minggu.
IDXChannel - Iran menembak jatuh pesawat tempur AS pada hari Jumat (3/4/2026). Ini merupakan insiden pertama yang diketahui dalam perang selama lima minggu, kata para pejabat dari kedua negara.
Adapun satu kru diselamatkan setelah melontarkan diri dari jet dan anggota lainnya masih hilang, menurut sumber AS.
Dilansir dari laman Reuters Sabtu (4/4/2026), Insiden tersebut menunjukkan risiko yang masih dihadapi oleh pesawat AS dan Israel di atas langit Iran meskipun ada pernyataan dari Presiden AS Donald Trump dan Menteri Pertahanan Pete Hegseth bahwa pasukan mereka memiliki kendali penuh atas wilayah udara.
Sementara itu, pesawat tempur Angkatan Udara AS kedua jatuh di wilayah Teluk pada hari Jumat, lapor New York Times, mengutip dua pejabat AS. Pilot satu-satunya kemudian diselamatkan.
Media Iran mengatakan, penduduk menembaki helikopter AS dalam misi pencarian dan penyelamatan setelah jatuhnya pesawat yang menurut sumber AS adalah jet F-15E dengan dua tempat duduk.
Korps Garda Revolusi Iran menyebut, mereka sedang menyisir area di dekat tempat pesawat jatuh di barat daya Iran dan gubernur regional menjanjikan penghargaan bagi siapa pun yang menangkap atau membunuh pasukan musuh.
Pentagon dan Komando Pusat AS tidak segera menanggapi permintaan komentar.
William Goodhind, seorang analis citra forensik di Contested Ground, mengatakan bahwa gambar sirip ekor pesawat yang terlihat dalam foto-foto yang diposting di media sosial mirip dengan sirip ekor F-15E Strike Eagle, yang membawa dua awak.
(kunthi fahmar sandy)





