Andrie Yunus Akhirnya Buka Suara Soal Penyiraman Air Keras: Saya akan Tetap Kuat Hadapi Teror Pengecut

tvonenews.com
5 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, tvOnenews.com - Wakil Koordinator KontraS Andrie Yunus hingga Sabtu (4/4/2026) masih menjalani perawatan intensif di RSCM pasca-serangan penyiraman air keras yang dialaminya hampir tiga pekan lalu. 

Kondisi medisnya terus dipantau tim dokter multidisiplin, sementara akses kunjungan untuk sementara ditutup demi menjaga privasi dan fokus pemulihan.

Melalui rekaman suara yang diunggah akun Instagram @kontras_update, Andrie menyampaikan apresiasi kepada publik atas dukungan yang terus mengalir sejak insiden tersebut.

“Halo kawan-kawan, terima kasih atas segala bentuk dukungan yang telah diberikan kepada saya untuk menghadapi teror dari orang-orang yang pengecut,” ujar Andrie, dikutip Sabtu (4/4/2026).

Ia menegaskan bahwa serangan yang menimpanya tidak akan mematahkan tekad untuk terus menyuarakan perjuangan hak asasi manusia.

“Aluta continua, panjang umur perjuangan," ujar dia.

Pihak KontraS menjelaskan rekaman itu dibuat pada 1 April 2026, saat Andrie masih berada di ruang High Care Unit (HCU). Rumah sakit, keluarga, dan tim kuasa hukum sepakat membatasi kunjungan dari pihak mana pun demi ketenangan proses penyembuhan.

Dalam unggahan yang sama, disebutkan pasien berhak memperoleh rasa aman, privasi, dan kualitas layanan kesehatan yang optimal selama masa perawatan.

Sudah Jalani Tiga Operasi

Perkembangan kondisi Andrie sebelumnya juga disampaikan Kepala Divisi Pemantauan Impunitas KontraS Jane Rosalina dalam Aksi Kamisan ke-902 di depan Istana Merdeka.

Jane mengungkapkan bahwa pada 28 Maret 2026, Andrie telah menjalani operasi mata kanan untuk ketiga kalinya setelah tim dokter menemukan adanya penipisan kornea dan kebocoran pada dinding bola mata. Kondisi ini juga dikonfirmasi pihak RSCM dalam keterangan resmi terbaru.

“Per 28 Maret kemarin sudah operasi yang ketiga kalinya dan Andrie ditemukan bahwa kornea matanya mengalami penipisan. Kemudian juga dinding bola matanya mengalami dugaan jebol,” ucap Jane.

Untuk mencegah kerusakan lanjutan, tim dokter melakukan penambalan bola mata menggunakan jaringan selaput dari tungkai pasien dan menutupnya dengan konjungtiva. Selain itu, kelopak mata kanan dijahit sementara untuk menjaga bentuk bola mata selama proses pemulihan sekitar empat bulan.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Pemkab Tangerang Terapkan WFH Tiap Jumat, Berlaku Mulai Pekan Depan
• 15 jam lalujpnn.com
thumb
Berteduh Saat Hujan Deras, Pemotor di Cianjur Tewas Tertimpa Pohon Tumbang
• 17 jam lalujpnn.com
thumb
8 Arti Mimpi Berjualan, Bisa Jadi Pertanda Rezeki hingga Kerugian
• 18 jam lalugrid.id
thumb
Pengusaha Sarankan Insentif Terarah Sektor Padat Karya, Ruang Fiskal Pemerintah Masih Aman?
• 12 jam lalubisnis.com
thumb
Jerman Minta Tiongkok Bujuk Iran Masuk Perundingan Damai dengan AS
• 16 jam lalumetrotvnews.com
Berhasil disimpan.