Laba Bersih Mitratel (MTEL) Rp 2,12 T pada 2025, Ditopang Bisnis Fiber-Menara

kumparan.com
12 jam lalu
Cover Berita

PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk (MTEL) membukukan laba bersih sebesar Rp 2,12 triliun pada 2025, naik 0,6 persen secara tahunan (year on year/yoy).

Sepanjang 2025, Mitratel mencatat pendapatan sebesar Rp 9,53 triliun atau tumbuh 2,4 persen (year on year/yoy). Bisnis menara masih menjadi penyumbang terbesar dengan kontribusi sebesar 81,8 persen terhadap total pendapatan.

Sementara itu, bisnis fiber menunjukkan kontribusi sebesar 6 persen terhadap total pendapatan. Lini usaha ini tumbuh 18,1 persen yoy, seiring ekspansi jaringan dan peningkatan monetisasi aset fiber Perseroan.

Dari sisi profitabilitas, Mitratel membukukan EBITDA sebesar Rp 7,83 triliun atau meningkat 1,8 persen secara tahunan. EBITDA margin di level 82,2 persen, sedangkan net profit margin tercatat sebesar 22,2 persen.

Direktur Utama Mitratel, Theodorus Ardi Hartoko, menyebut selalu disiplin mengeksekusi strategi untuk mengoptimalkan bisnis menara sebagai core, serta mempercepat pengembangan fiber sebagai enabler utama ekosistem digital.

"Mitratel terus menunjukkan konsistensi dalam menjaga kinerja yang sehat dengan profitabilitas yang kuat, sekaligus memperkuat fondasi pertumbuhan jangka panjang," ujar Ardi, dalam keterangan resmi, Sabtu (4/4).

Dari sisi operasional, hingga akhir Desember 2025 Mitratel mengoperasikan 40.230 menara atau tumbuh 2,1 persen secara tahunan. Jumlah kolokasi meningkat menjadi 22.854 atau tumbuh 11,7 persen yoy.

Total tenant mencapai 63.084 dengan rasio tenancy meningkat menjadi 1,57x. Sementara secara keseluruhan termasuk reseller, total tenant mencapai 65.734.

Pada lini fiber, panjang fiber billable mencapai 70.618 km atau tumbuh 15,6 persen yoy. Billable ratio juga meningkat menjadi 1,23x.

Kata Ardi, Mitratel bakal terus memperkuat posisi sebagai Next-Generation Tower Company lewat optimalisasi utilisasi aset, peningkatan kolokasi, serta ekspansi layanan infrastruktur digital.

"Mitratel akan terus memperluas kapabilitas sebagai mitra strategis bagi operator dan pelaku industri digital, dengan solusi infrastruktur yang efisien, scalable, dan future-ready," lanjut ia.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Pramono Wajibkan Gedung Lebih dari 4 Lantai Terkoneksi CCTV Pemprov DKI
• 9 jam laludetik.com
thumb
Sirkulasi Siklonik Picu Potensi Hujan Lebat di Indonesia Sabtu 4 April 2026, Cek Wilayahnya
• 14 jam lalukompas.tv
thumb
Populer Ekonomi: Emas Antam Anjlok Rp65 Ribu hingga Harga Minyak Melambung Lagi
• 14 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Kisah Menarik di Balik Pendirian Taman Margasatwa Ragunan, Dulu Milik Raden Saleh
• 10 jam laluidxchannel.com
thumb
Serangan AS-Israel Hantam Fasilitas Pembangkit Listrik Nuklir Iran, Satu Tewas
• 1 jam laluviva.co.id
Berhasil disimpan.