JAKARTA, DISWAY.ID – Pesawat F-15E Strike Eagle ditembak jatuh Iran di atas Pulau Qeshm, di Selat Hormuz pada Jumat 3 April.
Begitu mendengar adanya pesawat Amerika yang berhasil ditembak jatuh, tanpa menunggu komando, warga buru pilot yang dikabarkan selamat dalam peristiwa tersebut.
Dalam foto yang beredar di media sosial terlihat warga menggunakan senjata ambil bagian dalam pencarian pilot pesawat F-15E Strike Eagle.
Media Iran menyampaikan bahwa F-15E Strike Eagle saat itu membawa 2 orang kru yang terdiri dari pilot dan pendampingnya.
BACA JUGA:IRGC Akui Kembali Tembak Jatuh Pesawat F-35 Stealth, Senjata Murah Iran Pecundangi Teknologi Amerika
BACA JUGA:Potret Pesawat 'Pengintai' AWACS E-3 AS Hancur Terkena Serangan Iran di Saudi, Ahli Perang: Celah Bagi Musuh
Dari foto – foto yang beredar terlihat satu sirip ekor vertikal, dan bagian-bagian sayap dan ekor.
Salah satu bagian ekor pesawat menunjukkan identitas pesawat yang ditugaskan Skuadron Tempur ke-494 di RAF Lakenheath di Inggris.
Pita merah ini adalah tanda untuk unit yang telah dikerahkan ke wilayah operasi Komando Pusat AS (CENTCOM) untuk Epic Fury.
Sedangkan pihan CENTCOM menyampaikan kemungkinan jika F-15E bisa jatuh karena berbagai alasan selain ditembak jatuh oleh pertahanan udara.
Tidak hanya F-15E, tak lama berselang pesawat serang A-10 Thunderbolt II Angkatan Udara Amerika juga dilaporkan hilang di wilayah Teluk Persia pada 3 April lalu.
BACA JUGA:Iran Buktikan Kebohongan Amerika dengan Tembak Pesawat Jet F-18 Hornet, Jatuh di Samudera Pasifik
BACA JUGA:Pesawat Tempur F-35A Andalan Amerika Kandas oleh Rudal Iran, Teknologi Stealth Dipertanyakan
Indikasi awal Amerika menunjukkan bahwa F-15E dan A-10 keduanya terkena tembakan Iran.
Sedangkan pihak Angkatan Udara AS mengerahkan tim CSAR ke Timur Tengah menggunakan pesawat HC-130J Combat King II dan 2 helikopter HH-60 untuk melakukan pencarian.
- 1
- 2
- »





