JAKARTA, KOMPAS.com – Petugas pemadam kebakaran sempat mengalami kendala saat berupaya menjinakkan api yang menghanguskan sebuah bengkel sekaligus gudang suku cadang di Jalan Cendrawasih Raya, Cengkareng Barat, Jakarta Barat, pada Jumat (3/4/2026) malam.
Kepala Seksi Operasi Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Barat, Syaiful Kahfi, mengungkapkan banyaknya material oli dan suku cadang berbahan kimia yang ikut terbakar membuat api cepat membesar dan sulit dipadamkan.
"Makanya memang proses pemadaman juga kendalanya satu karena dia spare part ya, banyak oli yang terbakar jadi sulit dipadamin, apinya bandel," ungkap Syaiful saat dihubungi Kompas.com, Sabtu (4/4/2026) pagi.
Baca juga: Kebakaran Bengkel dan Gudang Spare Part di Cengkareng, 20 Mobil Damkar Dikerahkan
Selain itu, kondisi bangunan yang ambruk turut mempersulit proses pemadaman.
Lantai paling atas dari bangunan tiga lantai tersebut runtuh ke lantai dua dan menutupi titik-titik api yang masih menyala di bawahnya.
"Habis semua itu spare part di dalam enggak kesisa, hangus. Karena bangunan itu kan tiga lantai, nah bangunan lantai tiganya ambruk ke lantai dua temboknya, banyak titik api yang di bawah reruntuhan tembok," ucapnya.
Baca juga: Rumah di Koja Kebakaran, Diduga akibat Korsleting
Banyaknya bara api yang tertimbun reruntuhan membuat api sempat beberapa kali muncul kembali meski telah dipadamkan.
Kondisi ini menyebabkan proses pendinginan berlangsung lama.
Meski api telah dilokalisir pada pukul 23.00 WIB, petugas harus terus mencari titik api di balik material reruntuhan hingga Sabtu pagi.
Baca juga: DPRD Bekasi Desak Pendataan Korban Kebakaran SPBE Cimuning, Soroti Pemukiman Padat
"Jadi memang status ke kuning ya, lokalisir api itu lumayan cepat, tapi pendinginannya yang lama. Sampai saat ini pukul 08.30 WIB di lokasi masih terus proses pendinginan," jelas Syaiful.
Asap Hitam Pekat dan Bau MenyengatDampak kebakaran juga dirasakan warga sekitar.
Rakha (24), salah satu warga, menuturkan bahwa insiden tersebut menimbulkan bau menyengat dan kepulan asap hitam pekat.
"Tapi emang itu karena bengkel, kayaknya olinya pada kebakar. Baunya nyengat banget di lokasi itu, terus asapnya hitam, ngegumul gitu melingkar asapnya," kata Rakha.
Baca juga: Daftar 17 Korban Kebakaran SPBE Cimuning Bekasi, Luka Bakar Lebih dari 50 Persen
Warga sempat terkejut karena kebakaran diawali dengan padamnya aliran listrik secara tiba-tiba di permukiman sekitar pukul 21.40 WIB.
Saat keluar rumah, api sudah terlihat besar dari dalam area bengkel.





