Jumlah Pengungsi Banjir Demak Jadi 2.839 Jiwa

tvrinews.com
2 jam lalu
Cover Berita

Penulis: Christhoper Natanael Raja

TVRINews, Demak

Jumlah warga terdampak banjir di Kabupaten Demak, Provinsi Jawa Tengah, terus bertambah. 

Hingga Sabtu, 4 April 2026 pukul 9.00 WIB, tercatat sebanyak 2.839 jiwa mengungsi di sejumlah titik akibat banjir yang dipicu oleh tingginya intensitas hujan dan meluapnya Sungai Tuntang, yang juga menyebabkan beberapa tanggul jebol di wilayah terdampak.

Hasil pendataan sementara, lokasi pengungsian ini berada di Masjid Babu Rohim Dukuh Solondoko sebanyak 200 jiwa, Masjid Rodhotul Janah Dukuh Solowere sebanyak 500 jiwa, Kantor Kecamatan Guntur sebanyak 119 jiwa, Tanggul Gobang sebanyak 400 jiwa, serta sejumlah balai desa, mushola, madrasah, dan rumah warga lainnya yang hingga saat ini masih dalam pendataan lanjutan. 

Beberapa pengungsi dilaporkan dalam kondisi sakit dan telah mendapatkan penanganan dari dinas kesehatan setempat.

Perkembangan kaji cepat di lapangan menunjukkan banjir berdampak pada delapan desa di empat kecamatan, yakni Kecamatan Guntur, Karangtengah, Wonosalam, dan Kebonagung. 

Tanggul jebol terjadi di Kecamatan Guntur, tepatnya di Desa Trimulyo pada dua titik di Dukuh Solondoko sepanjang kurang lebih 30 meter dan Dukuh Solowere sepanjang sekitar 10 meter, serta di Desa Sidoharjo sepanjang kurang lebih 15 meter. 

Kondisi ini menyebabkan genangan air cukup tinggi, khususnya di Desa Trimulyo dan Desa Ploso dengan ketinggian mencapai 100–150 sentimeter, serta mengakibatkan akses jalan di Desa Trimulyo tidak dapat dilalui kendaraan kecil.

Selain itu, limpasan air juga terjadi di sejumlah wilayah seperti Desa Turitempel dan Desa Sumberejo di Kecamatan Guntur, serta Desa Solowire dan Desa Sarimulyo di Kecamatan Kebonagung, meskipun kondisi di wilayah tersebut dilaporkan masih relatif aman. Di Desa Sidoharjo, aliran air dari tanggul jebol menggenangi area persawahan warga.

Bencana banjir di Demak ini menjadi perhatian Kepala BNPB Suharyanto. Meski tengah berada di Manado dalam rangka penanganan gempa bumi magnitudo 7,6, pada Jumat, 3 April 2026 malam, Kepala BNPB segera memerintahkan jajarannya untuk berkoordinasi dengan BPBD Provinsi Jawa Tengah guna mengidentifikasi kebutuhan penanganan darurat. 

Selain itu, personel BNPB juga langsung diperintahkan menuju lokasi terdampak untuk melakukan pendampingan dalam upaya percepatan penanganan darurat banjir di Kabupaten Demak.

Editor: Redaktur TVRINews

Komentar
1000 Karakter tersisa
Kirim
Komentar

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
ASDP respons peningkatan arus kendaraan di lintasan Ketapang-Gilimanuk
• 12 jam laluantaranews.com
thumb
Daftar Pemain Timnas Futsal untuk Piala AFF: Ada Muhammad Albagir
• 21 jam lalukumparan.com
thumb
Kepala BNPB Tinjau Lokasi Gempa 7,6 M Manado: Laporan BMKG Ada 401 Gempa Susulan
• 20 jam lalukumparan.com
thumb
Polisi Tangkap Driver Taksi Online Diduga Lecehkan Penumpang di Jakpus, Modus Bawa ke Tempat Sepi
• 23 jam lalutvonenews.com
thumb
Gennaro Gattuso Mundur Setelah Gagal Bawa Italia ke Piala Dunia 2026
• 6 jam lalusuarasurabaya.net
Berhasil disimpan.