FAJAR, MADRID – Panggung panas Metropolitano kembali membara dini hari nanti, Minggu (5/4) pukul 02.00 WIB atau 03.00 Wita. Raksasa Catalan, FC Barcelona, datang membawa satu misi besar: balas dendam dua bulan lalu sekaligus mengamankan takhta klasemen La Liga dari kejaran Real Madrid.
Pertemuan ini bukan sekadar big match biasa. Bagi Barcelona, ini adalah ajang pembalasan setimpal setelah Atletico Madrid menghancurkan mimpi treble winners mereka di semifinal Copa del Rey dengan agregat 4-3—termasuk kekalahan memalukan 0-4 di Riyadh Air Metropolitano pada Februari lalu.
Strategi Rahasia Sebelum Liga Champions
Laga jornada ke-30 ini menjadi sangat krusial karena kedua tim juga akan saling sikut di perempat final Liga Champions mendatang. Gelandang muda Barca, Pedri, menegaskan kesiapan timnya untuk tampil habis-habisan demi menjaga kehormatan klub.
”Aku yakin klub ini bisa kompetitif di ajang apa pun. Kami telah mempersiapkan strategi terbaik di sana (Metropolitano),” tegas pemain bernama lengkap Pedro Gonzalez Lopez tersebut, mengutip dari Marca.
Di sisi lain, sang entrenador Atletico, Diego Simeone, tidak ingin kehilangan momentum. Ia menginstruksikan anak asuhnya untuk mengulang performa brutal saat membantai Barca empat gol tanpa balas dua bulan lalu.
’’Kami harus terus berlari dan tidak banyak membuang-buang waktu,’’ ucap pria yang akrab disapa Cholo tersebut. Baginya, hanya dengan intensitas tinggi mereka bisa mematikan kreativitas permainan anak asuh Hansi Flick.
Ancaman El Real: Dilarang Terpeleset!
Hansi Flick menyadari posisi timnya sedang di ujung tanduk. Saat ini, Barca hanya unggul empat poin (73-69) atas Real Madrid. Jika sampai tersungkur di Madrid, Los Merengues dipastikan akan merapatkan jarak, mengingat mereka hanya akan menghadapi tim zona degradasi, RCD Mallorca.
Flick menganggap delapan laga tersisa musim ini adalah laga hidup mati.
”Sekali kami terpeleset, kami mungkin bisa kehilangan peluang (juara). Persaingan dengan Real bisa berlangsung sampai akhir musim,” ujar pelatih asal Jerman tersebut.
Sorotan pada Lamine Yamal
Di tengah tensi tinggi pertandingan, isu kemanusiaan mencuat lewat kekhawatiran wonderkid Barca, Lamine Yamal. Metropolitano dikenal memiliki atmosfer yang sangat intimidatif bagi lawan. Yamal, yang baru saja mendapat perlakuan tidak menyenangkan lewat chant bernada Islamophobia saat membela Timnas Spanyol kontra Mesir, berharap hal serupa tidak terulang.
’’Sepak bola harus dinikmati dan didukung. Bukan jadi ajang untuk menghina orang karena siapa mereka atau apa keyakinannya,’’ tutur pemilik nomor punggung 10 di Barcelona itu dengan penuh kedewasaan.
Akankah strategi “Anti-Metropolitano” Hansi Flick berhasil membawa pulang tiga poin, atau justru Diego Simeone kembali menjadi mimpi buruk bagi publik Catalan?
Prediksi Susunan Pemain
ATLETICO MADRID (4-4-2): 1-Musso (g); 16-Molina, 24-Le Normand, 17-Hancko, 3-Ruggeri; 20-Giuliano Simeone, 10-Baena, 6-Koke (c), 22-Lookman; 7-Griezmann, 19-Alvarez
Pelatih: Diego Simeone
Jersey pemain: Merah-putih
Jersey kiper: Hijau
FC BARCELONA (4-2-3-1): 13-Joan Garcia (g); 24-Eric Garcia, 5-Cubarsi, 18-Martin, 2-Cancelo; 22-Bernal, 8-Pedri (c); 10-Yamal, 16-Fermin, 14-Rashford; 9-Lewandowski
Pelatih: Hansi Flick
Jersey pemain: Merah-biru
Jersey kiper: Kuning
Wasit: Busquets Ferrer
Stadion: Riyadh Air Metropolitano, Madrid
Siaran Langsung: beIN Sports 1/beIN Sports Connect/Vidio pukul 02.00 WIB/03.00 Wita





