Moms, banyak orang tua masih khawatir saat harus mengangkat kaki bayi ketika mengganti popok. Katanya, kebiasaan ini bisa memicu cedera bahkan mengganggu pertumbuhan panggul si kecil.
Lalu, benarkah angkat kaki bayi saat ganti popok itu berbahaya? Atau justru aman selama dilakukan dengan cara yang tepat?
Mitos atau Fakta: Angkat Kaki Bayi saat Ganti Popok Bisa Sebabkan Cedera?Menurut Dokter Spesialis Ortopedi Anak, dr. Patar Oppusunggu Sp.OT(K), mengangkat kaki bayi saat mengganti popok pada dasarnya tidak serta-merta menyebabkan cedera atau gangguan pertumbuhan.
Gerakan ini masih tergolong aman, terutama jika dilakukan sesekali dan dengan cara yang lembut.
Ia menegaskan, risiko baru muncul jika dilakukan terlalu sering atau dengan cara yang kurang tepat, terutama pada bayi dengan kondisi tertentu seperti lahir prematur, riwayat sungsang, atau memiliki risiko Developmental Dysplasia of Hip(DDH).
“Mengangkat kaki bayi tidak otomatis berbahaya, terutama kalau hanya dilakukan sesekali (1–2 kali). Namun, akan berbahaya kalau dilakukan dengan sering dan kasar, pada anak immature atau kurang bulan yang punya risiko DDH, riwayat sungsang atau masalah panggul,” jelas dr. Patar.
Agar lebih aman, dr. Patar menyarankan orang tua untuk memperhatikan teknik saat mengganti popok. Berikut cara yang lebih tepat:
Letakkan tangan di bawah pantat bayi sebagai penopang utama
Angkat pantat bayi sedikit, bukan menarik kedua kaki ke atas
Tekuk tungkai bayi secara natural dan biarkan sedikit mengangkang
Hindari menarik kaki secara lurus atau terlalu tinggi
Lakukan semua gerakan dengan lembut dan perlahan
Dengan teknik yang benar, kebiasaan mengangkat kaki bayi saat ganti popok tidak perlu dikhawatirkan. Kuncinya adalah memahami batasan gerakan bayi dan selalu mengutamakan kelembutan dalam setiap sentuhan.





