Ketum Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI), Yenny Wahid, menerangkan update kasus pelecehan seksual yang menimpa para atlet. Ia menerangkan, pelaku yakni coach Hendra Basir kerap mangkir dari panggilan.
Yenny menegaskan tim pencari fakta (TPF) FPTI terus bekerja mengumpulkan bukti-bukti kasus tersebut. Pihaknya juga memberikan hak jawab pada pelaku tetapi ia sudah mangkir dua kali dari panggilan tim internal FPTI.
"Update terbaru pada saat ini kalau Tim Pencari Fakta Internal FPTI sendiri tetap bekerja, sudah bekerja. Sudah melakukan pemanggilan dari terduga pelaku, sudah dua kali, dan dua kali terduga pelaku tidak mendatangi, tidak datang dalam apa namanya pemeriksaan internal oleh Tim Pencari Fakta gitu, dengan berbagai macam alasan ya," katanya kepada awak media di Jakarta, Jumat (3/4).
"Nah, jadi ini masih akan disurati lagi untuk ketiga kalinya karena kita ingin memberikan hak jawab kepada terduga pelaku ya, sesuai dengan apa namanya mekanisme hukum yang kita dan aturan internal organisasi. Sementara itu, kalau proses di polisi sendiri berjalan terpisah. Itu harus ditanyakan kepada Bareskrim," tambahnya.
Yang jelas, Yenny menegaskan bahwa proses kasus ini tetap dikerjakan secara beriringan antara FPTI dan kepolisian. Sejauh ini, komunikasi dengan pelaku hanya sebatas surat-menyurat dan via pengacaranya.
"Ya pasti biasanya rata-rata kan tiga kali. Nah, kalau sudah tiga kali, kita nggak tahu nih proses mana yang lebih duluan, apakah proses internal FPTI atau proses di eksternal, dalam hal ini penegak hukum negara kita lewat kepolisian. Kita enggak tahu, ini semuanya tetap berjalan seiring ya," jelas Yenny.
"Kami selalu melalui surat-menyurat resmi ya. Semuanya surat-menyurat resmi. Yang bersangkutan sudah menunjuk tim pengacara dan sudah ada komunikasi. Tapi dua kali dipanggil memang tidak memenuhi panggilan. Tapi kami sudah memberikan hak untuk bisa menjawab semua dugaan yang telah dituduhkan kepada yang bersangkutan," tandasnya.
Terdekat, para atlet panjat tebing Indonesia akan mengikuti Kualifikasi Asian Games 2026 di Meishan, China, yang akan dimulai pada 9 April mendatang. Tim yang kini dilatih Galar Pandu Asmoro sudah kembali siap tempur.





