Jakarta: Lokasi proyek bangunan di Jalan TB Simatupang RT 02/RW 02, Tanjung Barat, Jagakarsa, Jakarta Selatan (Jaksel) tampak sepi. Kondisi tersebut terjadi usai empat pekerja tewas dan tiga orang sesak napas usai menghirup gas tangki air.
Pantauan Antara pada Sabtu, 4 April 2026, pukul 09.45 WIB, tak ada pekerja bangunan maupun mandor di proyek tersebut. Pagar proyek juga tampak terkunci rapat sehingga orang luar tidak bisa langsung melihat ke dalam.
Proyek bangunan yang masih dalam tahap pembangunan itu disebut-sebut untuk gedung delapan lantai. Lokasinya terbilang strategis karena di sekitarnya terdapat restoran makanan siap saji, masjid, minimarket dan halte Transjakarta.
Salah satu seorang warga bernama Ikhsan mengatakan bangunan itu dibangun sejak awal 2026. "Bangunannya baru dibangun, informasi mau dibangun kampus," kata Ikhsan.
Baca Juga :
Polda Metro Jaya Selidiki 4 Pekerja yang Tewas di JakselSaat itu, kedua korban diminta sang mandor untuk menguras penampungan air bersih (toren) yang berada di lantai dasar (basement). Saat proses pekerjaan pembongkaran penutup, korban terjatuh dalam lubang penampungan dengan kedalaman tiga meter.
Polisi memasang garis polisi di TKP kecelakaan kerja yang menewaskan 4 pekerja pembangunan gedung di Jagakarsa, Jaksel. Foto: Antara.
Korban sempat ditolong oleh rekan kerjanya, namun tidak menggunakan perlengkapan penyelamatan (safety). Akhirnya, rekan kerja korban ikut terjatuh ke dalam penampungan.
Insiden itu mengakibatkan empat orang terjatuh. Selain itu, tiga orang sesak napas disebabkan hawa panas dan bau dari toren.
Setelah dievakuasi, korban dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Pasar Rebo. Sayangnya, setiba korban dinyatakan telah meninggal dunia saat berada di RS.




